Home > Berita Euro > Pemainnya Dimaki Fans, Gareth Southgate Pasang Badan

Pemainnya Dimaki Fans, Gareth Southgate Pasang Badan

Inggris – Kekalahan Inggris dalam laga final Euro 2020 saat menghadapi Italia, membuat sang pelatih Gareth Southgate mengaku bersalah atas kegagalan Inggris saat adu penalti dari Italia, Southgate menegaskan kesalahan dalam laga tersebut ada padanya.

Laga yang berlangsung dengan ketat antara Italia vs Inggris yang berlangsung di Wembley Stadium berakhir 1-1 dalam 90 menit. Laga yang dilanjutkan hingga 120 menit masih belum membuahakan gol tambahan, pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Namun tiga pemain pengganti Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal secara beruntun.Hal tersebut membuat Inggris kalah dengan skor 2-3 dari Italia.

Para fans Inggris langsung memaki ketiga pemain tersebutdi media sosial. Sang pelatih Southgate pasang badan dengan menegaskan bahwa dirinya yang bersalah.

Dalam laga tersebut eksekutor penalti Inggris mengudang tanda tanya besar karena Southgate sengaja memasukkan Rashford dan Sancho di menit ke-120 demi jadi eksekutor penalti, lalu Saka dipercaya jadi penendang ke-5 yang jelas paling sulit.

Hal tersebut terbukti dengan kegagalan ketiga pemain tersebut khususnya Saka yang harus menghadapi beban mental besar.

“Soal adu penalti, itu semua keputusan saya. Saya memutuskan eksekutor penalti berdasarkan apa yang sudah mereka lakukan di sesi latihan, tidak ada yang mengambil keputusan sendiri,” jelas Southgate dikutip dari Goal.

“Kami menang sebagai tim dan . . . Gabung . . . kami semua bertanggung jawab karena tidak bisa menang malam ini.”

Tidak mau pemainnya disalahkan Southgate menilai timnya sudah memberikan yang terbaik dalam laga final tadi.

“Kami sangat kecewa. Para pemain layak mendapatkan pujian, mereka telah memberikan segalanya. Mereka berlari sampai habis tenaga,” sambung Southgate.

Baca juga : Keputusan Aneh Gareth Southgate Saat Laga Final Euro 2020

“Terkadang mereka [Italia] bermain sangat baik, terkadang kami tidak cukup lama membawa bola, terutama di awal babak kedua. Namun, kami tidak mau menuduh sipaa pun, para pemain sudah sangat baik dalam kerja bersama.”

Inggris yang sudah berhasil melaju ke final sudah kemajuan yang pesat, karena ereka nyaris mewujudkan mimpi, sayangnya kali ini harus mengaku kalah.

“Kami sudah melangkah lebih jauh dari pencapaian kami setelah sekian lama, tapi malam ini di ruang ganti akan sangat menyakitkan,” tutupnya.(Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

Terkuak Team Talk Roberto Mancini Yang Menjadikan Italia Juara Euro 2020

Beredar video talk team yang dilakukan Roberto Mancini jelang pertandingan final Euro 2020. Mancini tidak ...