Home > Berita Liga Spanyol > Kalau Mbappe Datang Akankah Real Madrid Depak Karim Benzema?

Kalau Mbappe Datang Akankah Real Madrid Depak Karim Benzema?

Dari sejumlah kabar yang beredar, terlihat jelas kalau Real Madrid sangat ingin merekrut Kylian Mbappe dari PSG pada musim panas ini. Lalu, bagaimana nasib Karim Benzema seandainya Mbappe benar-benar datang? Real Madrid sudah cukup lama mencari sosok pengganti Karim Benzema di lini depannya. Usianya sudah jauh dar kata muda, dan cepat atau lambat Los Merengues harus merekrut striker baru untuk dijadikan tumpuan.

Mencari pengganti Benzema bukanlah perkara yang mudah. Ia menjadi sosok pencetak gol terpercaya sejak Cristiano Ronaldo cabut dari Santiago Bernabeu. Musim lalu, ia menghasilkan 30 gol dari 46 penampilannya di semua kompetisi. Madrid sudah mencoba merekrut sejumlah penyerang muda potensial untuk menggantikannya, seperti Mariano Diaz dan Luka Jovic. Sayangnya, usaha Los Merengues sejauh ini belum memberikan hasil maksimal.

Tapi bukan berarti Real Madrid menyerah begitu saja. Mereka terus mencari penyerang baru untuk dijadikan tumpuan. Pada musim panas ini, beberapa laporan menyebutkan kalau Los Merengues ingin merekrut Mbappe. Bisa dibilang, ini kesempatan terbaik Madrid untuk membajak Mbappe dari PSG. Penyerang berusia 22 tahun itu belum juga memperbaharui kontraknya, sementara perjanjian sekarang hanya berlaku sampai tahun 2022 mendatang.

Kalau dibiarkan begitu saja, Mbappe . . . Gabung . . . bisa pergi secara gratis di akhir musim depan. PSG harus menjualnya di musim panas ini agar bisa mendapatkan uang dari kepergiannya, dan Madrid sudah berada di antrian peminatnya.

Sudah jelas, Mbappe akan menjadi pemain inti Real Madrid kalau kepindahannya ke Santiago Bernabeu terwujud kecuali dirinya mengalami nasib serupa seperti Eden Hazard. Lantas, apakah Madrid akan menjual Benzema kalau Mbappe datang?

Kelihatannya tidak. Marca melaporkan kalau Real Madrid tidak berniat mendepak Benzema keluar dari skuat asuhan Carlo Ancelotti di musim panas ini. Mereka menganggapnya sebagai pemimpin lini depan. Toh, ketajaman Benzema masih sangat terjaga. Ia menunjukkan itu saat memperkuat Prancis di Euro 2020. Walaupun sempat mandul di dua pertandingan pertama, Benzema mampu mencatatkan empat gol sebelum Prancis tersingkir di babak 16 besar.

x

Check Also

Memphis Depay Menjadi Man Of The Match Dalam Laga Barcelona vs Levante

Barcelona – Barcelona menjamu Levante di Camp Nou di pekan ke tujuh La Liga 2021/22, ...