Home > Berita Liga Spanyol > Jadi Paling Jelek Dan Rusak Dalam Sejarah Jika Messi Kembali Rebut Ballon d’Or

Jadi Paling Jelek Dan Rusak Dalam Sejarah Jika Messi Kembali Rebut Ballon d’Or

Lionel Messi menunjukkan penampilan luar biasa dan prestasi yang gemilang baik bersama klub maupun timnas Argentina sepanjang 2020-2021. Bersama Barcelona, Lionel Messi berhasil membukukan 38 gol serta 14 assist dari 47 penampilan di semua kompetisi musim lalu. Di Liga Spanyol, Lionel Messi mencatatkan 30 gol dari 35 penampilan.

Catatan itu membuat Lionel Messi menyabet gelar El Pichichi alias pencetak gol terbanyak Liga Spanyol pada musim itu. Kegemilangan Lionel Messi juga sukses mempersembahkan trofi Copa del Rey 2020-2021 untuk Barcelona. Trofi Copa del Rey 2020-2021 sekaligus menjadi satu-satunya gelar Blaugrana pada musim itu.

Baca Juga : Griezmann Akhirnya Setuju Ikut Pemangkasan Gaji di Barcelona

Sementara di level internasional, Lionel Messi akhirnya pecah telur dengan memberikan trofi perdananya untuk timnas Argentina. Lionel Messi mampu membawa timnas Argentina meraih trofi untuk kali pertama sejak 1993 dengan menjuarai Copa America 2021. Hebatnya lagi, Lionel Messi memborong gelar individu di turnamen antarnegara terelite Amerika Selatan itu.

Lionel Messi tercatat sebagai Top Scorer, Top Assist dan Pemain Terbaik Copa America 2021. Rentetan prestasi itu membuat sosok Lionel Messi digadang-gadang menjadi kandidat terkuat peraih gelar Ballon d’Or tahun ini. Tapi, hal berbeda malah dilontarkan oleh Tony Yoka melalui Instastory di akun Instagramnya.

Petinju kelas berat peraih Medali Emas Olimpiade 2016 itu tidak rela apabila Messi mendapatkan gelar Ballon d’Or 2021. Tony Yoka berpendapat kalau Messi tidak layak meraih Ballon d’Or 2021 karena hanya menjuarai Copa del Rey dan Copa America. Bahkan, Yoka menilai ajang penghargaan individu untuk pemain terbaik dunia itu akan menjadi yang paling jelek dan rusak apabila Messi meraihnya pada . . . Gabung . . . tahun ini.

“Kita hidup di masa saat kita ingin memberikan Ballon d’Or kepada pemain yang finis ketiga di La Liga,” tulis Yoka dikutip dari RTL.

“Dia tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dengan kalah 1-4 di kandang sendiri.

“Enam tahun berturut-turut dipermalukan di Liga Champions.”

“Kalah di final Piala Super Spanyol setelah mendapatkan kartu merah karena memukul lawan dengan tangan kanannya.”

“Hanya karena dia mencetak total empat gol melawan Cile, Ekuador, dan Bolivia (di Copa America) dia akan memenangkannya!”

“Dia mencetak 29 gol di La Liga, 24 gol melawan tujuh tim terbawah di klasemen liga.

“Lima gol di Liga Champions musim ini, 4 diantaranya melalui tendangan penalti.”

“Messi Ballon d’Or (emoji tertawa dan menangis).”

“Kalau dia memenangkannya, itu akan menjadi Ballon d’Or yang paling jelek dan paling rusak dalam sejarah.”

“Memenangkan Ballon d’Or setelah musim yang buruk, mencetak gol yang tidak memenangkan apa pun bagi tim Anda.”

“Nol gol melawan Real Madrid untuk waktu yang lama, empat tahun, nol gol melawan Atletico Madrid, nol gol melawan klub-klub hebat, tidak ada apa-apa.”

“Terima kasih untuk Eibar, Osasuna dan Getafe.”

“Bagi mereka yang bercerita tentang Copa America, kompetisi ini dengan dua grup yang terdiri atas lima tim, di mana empat pertama langsung lolos ke perempat final! Apakah Anda tidak malu?” kata Yoka melanjutkan.

x

Check Also

Mulai Lagi, Presiden LaLiga, Javier Tebas Kembali Lontarkan Kritikan Tajam Ke PSG

Spanyol – Kritikan tajam kembali dilontarkan oleh presiden LaLiga, Javier Tebas kepada Paris Saint-Germain (PSG). ...