Home > Berita Liga Indonesia > Persipura Jayapura > Didepak Dari Papua Karena Kasus Indisipliner, Boaz Solossa Akhirnya Angkat Bicara

Didepak Dari Papua Karena Kasus Indisipliner, Boaz Solossa Akhirnya Angkat Bicara

Jakarta – Striker senior Persipura, Boaz Solossa, bersama rekannya, Yustinus Pae, dipecat dari skuad Mutiara Hitam karena kasus indisipliner.

Manajemen Persipura Jayapura beralasan, mereka terpaksa melepas dua pemain senior tersebut karena masalah indisipliner yang berulang kali terjadi.

Menurut keterangan pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, Rabu (7/7/2021), dirinya kecewa karena keduanya telah melanggar komitmen yang telah disepakati bersama, satu minggu sebelumnya.

Terkait hal ini, Boaz Solossa kemudian akhirnya memberikan penjelasan bahwa dirinya dan Yustinus Pae memang sempat mengkonsumsi minuman keras dua hari sebelum laga uji coba melawan Persita Tangerang.

“Saya dan Tinus harus bercerita mengenai kronologi sebelum uji coba melawan Persita pada hari Minggu itu. Dua hari sebelumnya kami memang minum. Setelah itu hari Minggu kami uji coba,” ungkap Boaz Solossa melalui channel YouTube Jurnal Tanah Papua.

“Tinus Pae merasa harus menyampaikan yang sebenarnya dan dia panggil Coach keluar dari ruang ganti. Dia sampaikan kalau dia minum dan menyampaikan bahwa keputusan kembali kepada coach. Kata Tipa, ‘kalau Coach percayakan saya bermain, saya akan bermain, tapi kalau tidak, saya siap menerima’,” lanjut Boaz Solossa.

“Mengenai kesalahan indisipliner itu, kami harus siap dengan keputusan manajemen, tapi saya kira kejujuran merupakan hal yang sangat berarti. Tipa jujur kepada pelatih kalau dia sempat minum. Mungkin sebenarnya pelatih sudah tahu, dan setelah berbicara jujur itu kami tetap bermain,” sambungnya.

Baca juga : Resmi Dilepas Persipura, Boaz Solossa Sampaikan Salam Perpisahan

Namun Boaz Solossa membantah pemberitaan yang menyinggung dirinya dan Tinus Pae terlibat di dalam keributan yang terjadi pada laga uji coba kontra Persita Tangerang.

Seperti diketahui, laga uji coba tersebut terpaksa dihentikan di menit ke-70 dengan keunggulan Persita Tangerang 3-1, . . . Gabung . . . karena kedua tim mulai bermain keras dan tidak terkontrol.

Menurut Boaz Solossa, tindakan indisipliner yang dilakukannya dan Tinus Pae tidak ada hubungannya dengan keributan pada laga tersebut.

“Saya melihat dari pernyataan Jacksen yang mengatakan tindak indisipliner itu membahayakan nyawa orang lain, tapi saya pikir tidak seperti itu. Saya akui, saya dan Tipa minum. Saya harus mengatakan jujur apa yang terjadi. Kami pun siap dengan keputusan manajemen, tapi akhirnya caranya yang tidak baik menurut saya,” ujar Boaz.

“Saya dan Tipa tidak melakukan apa pun dalam pertandingan itu. Ketika kami berdua sudah keluar dari lapangan, baru peristiwa itu terjadi. Mungkin seandainya pertandingan itu berakhir baik-baik saja, saya rasa tidak akan ada masalah. Tapi karena ada kejadian itu, akhirnya ada evaluasi setelah pertandingan dan kemudian saya sempat dipanggil oleh Pak Bento (asisten manajer Persipura) setelah pertandingan,” lanjutnya.

Meski demikian, Boaz Solossa mengakui tindakan indisipliner yang dilakukannya telah mencederai komitmen bersama yang telah disepakati.

“Saya akui itu karena memang kami sudah bersepakat untuk saling respek. Akhirnya saya dan Tipa diminta kembali ke Jayapura,” ujar Boaz.

Meski saat ini Boaz Solossa sudah tidak lagi menjadi bagian dari Persipura, namun ia mengaku akan terus mencintai klub yang sudah 16 tahun dibelanya sejak 2005 lalu itu.

x

Check Also

Persipura Jadwalkan Laga Uji Coba Kontra Tiga Klub Liga 1

Jakarta – Persipura Jayapura terus melakukan persiapan menjelang berlaga di ajang Piala AFC 2021. Selain ...