Home > Berita Euro > Curhatan Marcus Rashford Di Media Sosial Usai Gagal Cetak Gol Penalti

Curhatan Marcus Rashford Di Media Sosial Usai Gagal Cetak Gol Penalti

Inggris -Kegagalan Inggris dalam adu penalti membuat impian meraih gelar juara hilang setelah kalah dari Italia di Final Euro 2020. Sebagai salah satu eksekutor penalti Inggris, menyesali kegagalannya saat melakukan tugasnya di adu penalti.Padahal sebenarnya Marcus Rashford sangat yakin mampu melakukan tugasnya saat itu dengan baik.

Usai bermain imbang 1-1 pada waktu normal dan 2×15 menit masa perpanjangan waktu saat melawan Italia di Wembley Stadium.Laga berlanjut di adu penalti yang membuat Inggris harus mengakui kekalahannya dari Italia 2-3.

Dipercaya sebagai penendang ketiga, sepakan Rashford hanya membentur tiang gawang, membuat skor kembali berimbang. Padahal, The Three Lions sempat unggul setelah Andrea Belotti gagal melaksanakan tugasnya.

Jadon Sancho dan Bukayo Saka,yang menendang sesudahnya juga ikut gagal melaksanakan tugasnya. Sementara dua dari tiga penendang Italia setelah Belotti berhasil mencetak gol. Pada akhirnya, Inggris kalah dengan skor 2-3.

Andai Rashford mencetak gol dalam drama adu penalti itu mungkin keadaan akan berbeda untuknya saat ini. Tidak heran kalau dirinya merasa sangat terpukul. Setelah pertandingan, ia mengunggah sebuah surat panjang yang berisikan curhatan pribadinya ke media sosial.

“Hanya sebuah penalti yang diminta dari saya untuk bisa berkontribusi kepada tim. Saya bisa mencetak penalti sembari tertidur, lantas mengapa tidak dengan yang satu ini?” tulisnya.

“[Kejadian] ini bermain-main di kepala saya terus menerus sejak saya menendang bola dan mungkin takkan ada kata-kata yang bisa menjelaskan bagaimana . . . Gabung . . . perasaan saya. Final. 55 tahun. Satu penalti. Sejarah. Yang bisa saya ucapkan hanyalah maaf. Saya berharap kejadiannya berbeda.”

Baca juga : Jose Mourinho Kritik Keputusan Gareth Soutgate Pasang Bukayo Saka Sebaga Penendang Penalti

Rashford juga mengucapkan rasa syukurnya karena bisa turut ambil bagian dalam skuat Timnas Inggris untuk Euro 2020 ini. Seraya menegaskan kalau kegagalan ini diakibatkan olehnya, bukan pemain-pemain lain.

“Sembari saya terus mengucapkan maaf, saya ingin memberikan ucapan kepada rekan-rekan setim saya,” lanjutnya.

“Musim panas ini menjadi salah satu kamp terbaik yang pernah saya alami dan semua berperan di dalamnya. Persaudaraan yang telah dibuat takkan bisa diruntuhkan. Kesuksesan anda adalah kesuksesan saya juga. Kegagalan anda adalah milik saya,” tandasnya.

Pemain berusia 23 tahun tersebut terlibat dalam lima pertandingan Inggris terhitung sejak fase grup hingga babak final. Namun semuanya dilakoni sebagai pengganti dengan total waktu bermain 85 menit.(Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

Chiellini

Apa Benar Buyako Saka Dikutuk Chiellini Sehingga Gagal Pinalti

Giorgio Chiellini, Kapten Italia, bisa jadi ikut berperan dalam kegagalan bintang muda Inggris, Bukayo Saka ...