Home > Berita Liga Indonesia > Madura United > Bos Madura United Sarankan Liga 1 2021/22 Dibatalkan Bila Pemerintah Tidak Mengizinkan

Bos Madura United Sarankan Liga 1 2021/22 Dibatalkan Bila Pemerintah Tidak Mengizinkan

Bangkalan – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, memberikan beberapa saran kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia agar Liga 1 2021/22 bisa segera bergulir.

Seperti diketahui, hingga saat ini kompetisi sepak bola di Indonesia masih belum berjalan juga sejak dihentikan pada pertengahan Maret 2020 lalu.

PSSI dan PT LIB sebenarnya sudah berusaha untuk melanjutkan kembali Liga 1 2020 yang tertunda pada bulan Oktober 2020 lalu. Namun usaha tersebut terbentur tidak adanya izin dari kepolisian hingga akhirnya dibatalkan.

Pada awal Juli 2021 lalu, PSSI dan PT LIB juga telah menjadwalkan kick-off Liga 1 2021/22. Izin dari pihak kepolisian sudah dikantongi, termasuk menyusun jadwal dan tempat yang akan digunakan.

Namun sayangnya, angka kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa tiba-tiba naik tinggi sehingga pemerintah tidak merekomendasikan untuk menggelar kegiatan apapun yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.

Apalagi pemerintah kemudian menerapkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penambahan kasus positif COVID-19, mulai 3 Juli lalu yang mengalami dua kali perpanjangan hingga 2 Agustus mendatang.

Sementara itu, PT LIB telah berusaha untuk mendapatkan rekomendasi dari BNPB dengan mengirimkan proposal.

“Di dalam ada soal protokol yang diperketat,” ucap Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita.

“Selain itu ada pula soal jadwal liga, industri sepak bola, tentang program tim nasional, hiburan rakyat dan perekonomian,” jelasnya.

“Banyak orang yang menggantungkan hidup di sepak bola, terutama para pemain,” lanjut Hadian Lukita.

Terkait hal ini, Achsanul berharap usaha yang . . . Gabung . . . telah dilakukan PT LIB bisa berbuah manis.

“Pesaing kita semua di Asia Tenggara tetap bermain bola,” tulis Achsanul, melalui akun Instagram pribadinya.

“Jika kita berhenti, maka kita akan semakin tertinggal oleh mereka,” sambungnya.

“Mari dukung PSSI dan PT Liga yang katanya akan hadir menjelaskan kepada Gugus Tugas dan BNPB, sehingga akhir Agustus kita sudah bisa latihan untuk kompetisi September mendatang,” tulisnya.

Untuk hal ini, Achsanul pun memberikan sejumlah saran kepada PT LIB agar bisa meyakinkan pemerintah, supaya kompetisi bisa segera bergulir.

Pertama yakni dengan menunjukan keberhasilan Piala Menpora 2021 yang tidak menciptakan klaster baru Covid-19.

Kedua, memaparkan betapa taatnya semua pihak dalam menerapkan protokol kesehatan di Piala Menpora 2021.

Ketiga, Achsanul meminta PT LIB menunjukan video penerapan protokol kesehatan selama Piala Menpora 2021 sebagai bukti konkrit.

Keempat, PSSI harus menjabarkan bahwasannya telah memiliki regulasi tentang kompetisi baru.

Bila dengan berbagai upaya tersebut ternyata belum juga bisa mendapatkan izin dari pemerintah maka Achsanul menyarankan agar Liga 1 2021 ditiadakan saja.

“Namun jika PPKM ini diperpanjang, dan atau pemerintah tidak mengizinkan sebaiknya kompetisi 2021 ditiadakan saja,” tulisnya.

x

Check Also

Rahmad Darmawan Ingin Segera Dapat Pengganti Jacob Pepper

Bangkalan – Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, ingin segera dapat pengganti Jacob Pepper yang mengundurkan ...