Home > Berita Liga Indonesia > PSS Sleman > Berlatih Mandiri Selama PPKM, Performa Pemain PSS Sleman Sulit Dinilai

Berlatih Mandiri Selama PPKM, Performa Pemain PSS Sleman Sulit Dinilai

Jakarta – Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, para pemain PSS Sleman tetap menjalani latihan secara mandiri di kediaman masing-masing.

Meski demikian, metode latihan secara mandiri ini menurut Kepala Departemen Football Performane PS Sleman, Jan Saragih, membuat pihaknya kesulitan memantau performa dan kondisi pemain.

“Menilai performa pemain di masa latihan mandiri seperti sekarang ini memang menjadi tantangan yang sulit,” kata Jan Saragih.

Lebih jauh Jan Saragih menjelaskan, sepak bola adalah permainan tim, dan bukan individu, sehingga aspek-aspek dalam permainan tim tidak bisa dilihat saat pemain melakukan latihan secara mandiri.

“Jadi, kami tak bisa menilai dalam satu aspek saja. Sebab, parameter utamanya adalah pertandingan. Ini tergantung bagaimana pemain mampu mengeksekusi perannya dengan baik,” jelas Jan Saragih.

“Selain itu, ia juga harus mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai sebuah bagian dari tim dan sesuai strategi serta game plan yang . . . Gabung . . . sudah diberikan tim pelatih,” lanjutnya.

Selain itu, Jan Saragih juga mengingatkan agar para pemain PSS Sleman tetap menjaga dirinya baik-baik agar tidak terpapar Covid-19, sehingga program latihan tim nantinya bisa berjalan kembali dengan baik tanpa terganggu adanya pemain yang sakit.

“Sangatlah penting untuk semua pemain agar bisa kembali dalam kondisi bugar dan fit tanpa terpapar Covid-19,” ujar Jan.

“Ini agar kami bisa kembali melakukan persiapan dengan cepat dan melanjutkan program-program latihan dari pelatih kepala,” sambungnya.

x

Check Also

PSS Sleman Butuh Penyerang Asing

Sleman – PSS Sleman dikabarkan saat ini tengah berburu penyerang asing. Beberapa nama pemain asing ...