Home > Berita Liga Italia > Allegri Tidak Lagi Disambut Lemparan Telur Untuk Yang Kedua Kali Ini

Allegri Tidak Lagi Disambut Lemparan Telur Untuk Yang Kedua Kali Ini

Juventus membuat keputusan besar di posisi pelatihpada bulan Mei 2021. Mereka memutuskan mendepak Andrea Pirlo dan kembali menambatkan harapan kepada sang mantan, Massimiliano Allegri.

Juventus pernah bekerja sama dengan Allegri selama lima musim, dimulai dari tahun 2014 hingga 2019. Kali pertama Allegri mendarat di Allianz Stadium, sambutannya jauh dari kata positif.

Sehingga tidak heran jika fans Juventus kala itu membenci dirinya. Beberapa bulan sebelum ditunjuk sebagai pelatih, Allegri merasakan pahitnya surat pemecatan dari AC Milan setelah meraih sejumlah hasil buruk di musim 2013/14.

Allegri datang menggantikan Antonio Conte yang memilih cabut. Conte adalah sang primadona di mana fans pada saat itu karena mampu membawa Juventus kembali berjaya di ajang domestik. Menggantinya dengan pelatih gagal dari klub rival jelas dianggap kesalahan besar.

Mantan direktur Juventus, Giuseppe Marotta, pernah bercerita soal sambutan fans ketika Allegri pertama kali menginjakkan kaki di Vinovo. Mobil yang membawa Allegri sampai dihujani telur dan perlakuan tak etis lainnya dari fans.

“Pada hari pertama bersama Allegri dan [presiden Juventus, Andrea] Agnelli, mobil kami disambut oleh telur dan ludah di tempat latihan Vinovo,” kata Marotta kepada Sky Sport Italia di tahun 2015.

Tidak bisa dimungkiri, hal itu adalah pengalaman traumatis buat banyak pelatih. Tapi Allegri tidak memedulikannya. Ia hanya fokus pada pekerjaan utamanya yakni membawa Bianconeri kembali meraih juara di kancah Serie A.

Apa yang dilakukan Allegri pada musim pertamanya membuat haters-nya menjilat ludah sendiri. Bukan . . . Gabung . . . hanya sekedar meraih Scudetto, Allegri juga mempersembahkan trofi juara Coppa Italia serta membawa Juventus mencapai babak final Liga Champions.

Pada 2018/19 menjadi musim yang paling tidak nyaman buat Allegri di Juventus. Reaksi negatif dari publik datang silih berganti, terutama setelah Bianconeri disingkirkan Ajax Amsterdam di babak perempat final Liga Champions.

Juventus pun mencoba berpaling dari masa kejayaan Allegri. Mereka mencoba merajut perjalanan bersama Maurizio Sarri serta Andrea Pirlo. Namun tak satupun dari kedua sosok itu yang mampu melampaui prestasi Allegri.

Pada akhirnya, Bianconeri memilih untuk kembali bekerja sama dengan Allegri. Kali ini, kedatangan Allegri ke Vinovo tidak lagi diiringi perlakuan tak etis dari fans, melainkan sambutan yang sangat hangat.

“Kami selalu bangga terhadap anda. Selamat datang kembali, Mister Allegri,” tulis kelompok ultras Juventus, Viking, pada sebuah spanduk yang tergantung di dinding Vinovo.

x

Check Also

Hasil Pramusim Juventus Bantai Cesena 3-1, Prospek Pemain Mudanya Cerah

Laga uji coba pramusim pertama Juventus sebelum dimulainya musim 2021/22 berakhir manis. Menghadapi Cesena di Vinovo ...