Home > Berita Liga Prancis > Alasan Wijnaldum Tinggalkan Anfield Dikecam Mantan Bek Liverpool

Alasan Wijnaldum Tinggalkan Anfield Dikecam Mantan Bek Liverpool

Jamie Carragher, Mantan bek Liverpool, mengecam Georginio Wijnaldum soal alasan di balik kepergiannya dari The Reds. Georginio Wijnaldum memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di Liverpool. Klub kaya Prancis, Paris Saint-Germain, merekrut Wijnaldum secara gratis. Wijnaldum diikat kontrak oleh PSG hingga 30 Juni 2024.

Sebelum bergabung ke PSG, pemain asal Belanda itu sempat dirumorkan akan merapat ke Barcelona. Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, yang pernah bekerja sama dengan Wijnaldum di timnas Belanda menjadi dasar dari berminatnya Blaugrana untuk merekrut pemain berusia 30 tahun itu.

Tapi, Wijnaldum akhirnya memutuskan untuk melanjutkan karienya di PSG. Wijnaldum akhirnya buka mulut soal alasan dirinya memilih untuk angkat kaki dari Liverpool. Menurut Wijnaldum, dirinya pergi dari Anfield dikarenakan merasa tidak dihargai oleh beberapa orang di media sosial.

“Liverpool sangat berarti bagi saya. Ada saat-saat saat saya merasa tidak mendapatkan cinta dan dihargai di sana,” kata Wijnaldum seperti dilansir dari The Times.

“Bukan dari rekan setim atau orang-orang dari Melwood. Saya tahu mereka semua mencintai saya dan saya juga mencintai mereka. Permasalahan itu bukan berasal dari sana tapi dari media sosial.”

“Media sosial tidak membantu saya. Ada sebuah cerita seperti saya tidak menerima . . . Gabung . . . tawaran kontrak baru dari Liverpool karena saya menginginkan lebih banyak uang.”

“Para penggemar berpikir kalau saya tidak melakukan yang terbaik untuk memenangi pertandingan dikarenakan saya tidak mendapatkan tawaran yang berisikan uang yang banyak.”

“Di media sosial, kalau kami kalah maka saya yang disalahkan,” kata Wijnaldum melanjutkan.

Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, mengecam Wijnaldum soal alasan dirinya pergi itu. Menurut Carragher, kalau tidak ingin terganggu, Wijnaldum seharusnya tidak mengaktifkan notifikasi media sosial atau menghapus aplikasinya saja.

“Saya menyukai Gini, tapi ini tidak benar. Media sosial adalah sirkus dan setiap klub memiliki badut,” demikian bunyi cuitan Carragher seperti dilansir dari akun Twitter-nya.

“Matikan notifikasi Anda dan kalau hal itu menganggu Anda, hapus aplikasinya!”

“Dia menginginkan lebih banyak uang, klub mengatakan tidak, itulah sepak bola!,” kata Carragher.

x

Check Also

Pochettino Beri Kode Messi Debut Akhir Pekan Ini

Pendukung PSG sangat menantikan momen di mana Lionel Messi menjalani pertandingan debutnya. Tapi harapan itu ...