Home > Berita Liga Indonesia > Akuisisi Persikota, Gading Marten Bandingkan Dirinya Dengan David Beckham

Akuisisi Persikota, Gading Marten Bandingkan Dirinya Dengan David Beckham

Jakarta – Beberapa waktu belakangan ini sepak bola di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah pesohor untuk ikut terjun di dalamnya.

Sebut saja Raffi Ahmad yang telah mengakusisi Cilegon United dan mengganti namanya menjadi Rans Cilegon FC, Kaesang Pangarep yang membeli Persis Solo, Atta Halilintar mengambil alih PSG Pati, dan Gading Marten yang memilih Persikota Tangerang.

Gading Marten yang seorang pendukung Persija Jakarta lebih memilih Persikota Tangerang tentu saja menimbulkan pertanyaan mengapa ia tidak bergabung saja mengelola Persija?

Saat diwawancara channel YouTube Persija, Gading Marten pun bicara blak-blakan terkait hal ini.

“Mahal haha. Ya maksudnya kita sebagai orang Jakarta, ya pasti dari dulu mengidolakan Persija. Cuma kalau ngomongin sepak bola dan merambah ke bisnisnya, ya tidak semudah itu,” ungkap Gading Marten.

“Maksudnya Persija mainnya sudah di kelas Liga 1 bahkan Asia. Dan yang ada di sana senior, master, dan bos semua. Tidak semudah ‘gue punya duit, gue mau masuk Persija dong’ tidak bisa segampang itu,” lanjutnya.

Baca juga : Gading Marten Resmi Menjadi Bos Baru Persikota Tangerang

Gading Marten pun membandingkan dirinya dengan bintang sepak bola Inggris, David Beckham, yang lebih memilih membeli Inter Miami daripada Manchester United yang telah membesarkan namanya.

“Ada celah-celah lain, liga-liga lain seperti Liga 2 . . . Gabung . . . dan Liga 3. Ya kaya David Beckham jiwanya mungkin MU banget. Dia besar di MU, namanya gede di sana. Ibaratnya sudah jadi dewa di MU. Dia belinya Miami,” jelas Gading.

Gading juga menegaskan bahwa dirinya terjun ke dunia sepak bola bukan karena ikut-ikutan tren para pesohor yang lain, namun karena memang ingin ikut andil memajukan sepak bola Indonesia dengan membina bibit-bibit baru.

“Sepak bola Indonesia kan besar banget. Hampir ada 300 juta orang kita harus nyari pemain yang bisa nanti pakai lambang garuda (main timnas) bikin bangga Indonesia,” ucap Gading.

“Itu bisa dari liga mana aja. Liga 1. Di Liga 2 dan Liga 3 masih ada pemain muda yang mungkin ‘nyawanya’ lebih panjang. Makanya kami cari bibit baru, siapa tahu dari klub kami bisa menyuplai ke PSSI, ini pemain muda yang bisa dididik lagi,” pungkas Gading Marten.

x

Check Also

Masa Pandemi, Bisnis Sepatu Bola Hamka Hamzah Justru Laku Keras

Jakarta – Meski di masa pandemi di mana banyak usaha yang mengalami kesulitan, namun usaha ...