Home > Berita Euro > Rahasia Kemenangan Timnas Italia, Serang Terus Sampe Turki Kelelahan

Rahasia Kemenangan Timnas Italia, Serang Terus Sampe Turki Kelelahan

Kemenangan dengan skor telak 3-0 seakan menunjukkan kalau Timnas Italia mampu mengalahkan Timnas Turki dengan mudah dalam laga perdana Euro 2020 yang digelar di Stadio Olimpico, Sabtu (12/6/2021) itu. Namun kenyataannya, mereka sempat mengalami kesulitan.

Upaya Gli Azzurri mencetak gol bahkan sudah dimulai sejak peluit kick-off babak pertama dibunyikan. Namun benteng pertahanan Turki yang begitu kokoh membuat kedudukan 0-0 bertahan hingga jeda.

Italia harus berterima kasih kepada Merih Demiral yang mencetak gol bunuh diri di awal babak kedua. Sejak saat itu, pertahanan Turki mulai melonggar sehingga Italia mampu mencetak dua gol tambahan.

Baca Juga : Berkat Tidur Nyenyak, Gelar Man of The Match Diraih Spinazzola

Gol kedua Italia diciptakan oleh Ciro Immobile pada menit ke-66, disusul Lorenzo Insigne 13 menit setelahnya. Kemenangan tersebut membuat Gli Azzurri bisa menduduki puncak klasemen Grup A dengan raihan tiga angka.

Pertahanan Turki sebenarnya sangat kokoh. Italia mungkin saja hanya meraih satu angka dari laga itu, atau bahkan kalah. Lalu, apa yang membuat Gli Azzurri mampu meraih kemenangan? Dengan skor telak pula.

“Saya pikir kami menunjukkan kesabaran pada malam ini. Turki adalah tim kuat yang menciptakan masalah buat tim-tim papan atas,” kata Immobile kepada Rai Sport.

“Kami mencoba membuat mereka kelelahan pada babak pertama, memindahkan bola dari kiri ke kanan, mencoba merenggangkan mereka. . . . Gabung . . . Sayangnya, kami secara terus-menerus menabrak dinding mereka,” lanjutnya.

“Terlebih, kami tidak sebagus itu dalam duel udara. Turki lebih kelelahan usai jeda, dan setelah gol tercipta mereka harus membuka ruang, dan itulah saat kualitas kami muncul ke permukaan.”

Strategi hanya satu dari sekian faktor penentu kemenangan Italia pada pertandingan kali ini. Tentu saja, kehadiran fans di Stadio Olimpico juga memberikan tambahan semangat kepada Giorgio Chiellini dkk untuk meraih kemenangan.

Perlu diketahui bahwa Stadio Olimpico tidak bisa diisi penuh oleh fans dari masing-masing negara. Batasan protokol Covid-19 masih berlaku sampai sekarang. Meski demikian, itu sudah cukup untuk membuat pertandingan jadi semakin bermakna.

“Melihat fans berselebrasi setelah semua ini rasanya indah. Kami akhirnya bisa bersatu kembali setelah sekian lama dikarenakan virus yang terkutuk ini,” ujarnya lagi.

Setelah ini, Italia bakalan kembali bertindak sebagai tuan rumah di Stadio Olimpico pada matchday kedua Grup A yang digelar pada Kamis (17/6/2021) mendatang. Italia bakalan berhadapan dengan Swiss di laga tersebut.

x

Check Also

Chiellini

Apa Benar Buyako Saka Dikutuk Chiellini Sehingga Gagal Pinalti

Giorgio Chiellini, Kapten Italia, bisa jadi ikut berperan dalam kegagalan bintang muda Inggris, Bukayo Saka ...