Home > Berita Liga Indonesia > Kompetisi Liga 1 2021/22 Dipastikan Tanpa Penonton

Kompetisi Liga 1 2021/22 Dipastikan Tanpa Penonton

Jakarta – Para suporter sepak bola di Indonesia sepertinya masih harus bersabar karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepak bola di Indonesia memastikan bahwa kompetisi Liga 1 2021/22 mendatang akan digelar dengan tanpa penonton.

Keputusan ini diambil karena masih tingginya angka positif Covid-19 sehingga PT LIB tidak ingin mengambil risiko terjadinya cluster baru.

“Pertimbangannya, pandemi COVID-19 belum bisa terkendali. Terlalu riskan menggelar pertandingan dengan menghadirkan penonton. Kami tidak mau mengambil risiko,” kata Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Sudjarno, Kamis (17/6/2021).

Memang PT LIB memahami bagaimana pada suporter ingin sekali menyaksikan langsung di stadion, apalagi gelaran Euro 2020 boleh menghadirkan suporter, walau jumlahnya dibatasi.

“Infrastrukur penanganan medis di Euro sudah sangat canggih. Di sisi lain situasinya agak berbeda di Eropa dengan di Indonesia. Kita harus menyadari saat ini tingkat penyebaran COVID-19 di Indonesia sedang tinggi. PT LIB dan juga PSSI memilih bersikap pragmatis, menekan risiko penularan,” jelas Sudjarno.

Sebelumnya, PT LIB dan PSSI sempat optimis setelah proses vaksinasi sudah merata maka suporter bisa mulai diperbolehkan hadir walaupun dalam jumlah yang terbatas.

“Tapi rasanya kalau melihat kondisi terkini, sulit untuk dilakukan. Paling mungkin penonton balik lagi ke stadion musim depan,” ungkap Sudjarno.

Selain itu, kursi penonton di . . . Gabung . . . sebagian besar stadion di Indonesia belum single seater sehingga menyulitkan pihak penyelenggara untuk memisahkan penonton.

“Pengaturannnya agak susah. Setelah menimang-nimang, daripada timbul kesulitan baru diputuskan saja Liga 1 2021 tidak menghadirkan penonton layaknya Piala Menpora 2021 lalu,” kata Sudjarno.

Sementara itu, Liga 1 2021/22 yang menurut rencana akan digelar pada 10 Juli mendatang akan menggunakan sistem bubble to bubble di beberapa venue terpusat.

Artinya 18 tim peserta akan bermain terpusat dalam setiap serinya di sebuah provinsi yang ada di Pulau Jawa. Hal tersebut dilakukan dalam enam seri hingga akhir musim nanti, sehingga setiap tim tetap memainkan 34 laga dalam satu musim.

Meski demikian, jadwal akan diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada satu pun tim yang akan bertindak sebagai tim tuan rumah meski stadion yang biasa menjadi markas mereka akan digunakan sebagai venue.

x

Check Also

Dewa United Bagikan 100 Paket Sembako ke Warga Terdampak Pandemi

Bogor – Klub Liga 2 2021, Dewa United, menggelar aksi sosial dengan membagikan 100 paket ...