Home > Copa America > Kolombia Menang Berkat Gol Cantik

Kolombia Menang Berkat Gol Cantik

Duel timnas Kolombia versus Ekuador diadakan di Arena Pantanal, Brasil, pada Minggu (13/6/2021) malam waktu setempat. Satu-satunya gol di pertandingan itu dicetak oleh pemain sayap Kolombia, Edwin Cardona. Gol Cardona hadir lewat kecerdikan para pemain Kolombia memanfaatkan bola mati. Timnas Kolombia menurunkan sejumlah pemain bintang mereka seperti Juan Cuadrado, David Ospina, dan Yerry Mina.

Hasilnya, Kolombia mampu untuk selalu mencuri peluang sejak menit awal pertandingan. Juan Cuadrado menjadi aktor utama berkat pergerakan lincahnya melewati lawan. Timnas Ekuador bukannya tanpa perlawanan dan berhasil menghadirkan ancaman di menit-menit awal. Peluang pertema Ekuador hadir lewat kaki striker mereka, Michael Estrada.

Pertandingan baru berjalan lima menit saat Estrada berhasil menembus pertahanan Kolombia. Tapi tendangan Estrada dari dalam kotak penalti masih sulit ditembus lawan. Kolombia masih mendominasi penguasaan bola dalam 10 menit awal pertandingan. Tapi, Ekuador juga mampu sesekali mencuri peluang dan membuat kiper Kolombia, David Ospina, harus bekerja keras.

Sementara peluang-peluang Kolombia yang tercipta juga mampu dipatahkan oleh Ekuador. Memasuki menit ke-20, Ekuador mulai bisa menyamai penguasaan bola Kolombia. Ekuador mulai bisa berkali-kali menembus lini pertahanan Kolombia. Konsentrasi Ospina benar-benar diuji dengan ia yang harus lebih banyak maju untuk menghalau bola.

Di sisi lain, pertahanan Ekuador juga sigap mengantisipasi serangan lawan. Usaha Cuadrado sering patah karena kerja sama bagus dari para pemain bertahan rival. Sementara bek tengah Ekuador seperti Robert Arbeloda juga harus berkonsentrasi penuh untuk menyapu bersih bola yang menghampiri lini pertahanannya. Kedua tim terus mengeluarkan usaha terbaiknya untuk menciptakan gol pertama.

Yerry Mina sempat berkesempatan membuka skor pada menit ke-39, tapi sundulannya masih melebar. Kolombia belum menyerah dan kerja sama Cuadrado serta Edwin Cardona terbukti efektif membuat lawan kewalahan. Gol yang dinanti oleh Kolombia akhirnya datang pada menit ke-42. Proses gol terjadi saat Cuadrado berhasil memenangkan tendangan bebas di depan kotak penalti lawan.

Dengan cerdik, Cuadrado tidak langsung mengeksekusi dengan menendang bola ke arah gawang. Ada proses . . . Gabung . . . operan cantik 1-2 sampai Miguel Borja berhasil menyundul bola untuk memberikan assist matang ke Cardona. Proses gol ini juga sempat mengundang VAR, tapi nama Cardona akhirnya sah tertera di papan skor. Kolombia pun berhasil mencuri keunggulan dari Ekuador pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, baik Kolombia maupun Ekuador masih saling membalas serangan. Tapi, peluang demi peluang kedua tim selalu bisa dimentahkan. Saat Ekuador gagal lewat usaha Fidel Martinez, Kolombia juga belum menambah gol karena tendangan Miguel Borja jauh dari sasaran. Usaha-usaha Ekuador dan Kolombia dalam mencetak gol belum juga menemui keberhasilan meski mereka mencoba dengan segala cara.

Tendangan dari luar kotak penalti masih berakhir melebar dari sisi gawang. Sementara tendangan dari dalam kotak penalti masih bisa dihalau oleh para pemain bertahan. Alhasil, skor tipis 1-0 untuk keunggulan Kolombia pun bertahan sampai akhir. Hasil ini membuat Kolombia menempati peringkat kedua grup A untuk sementara. Kolombia kalah selisih gol dari Brasil yang di pertandingan lain berhasil menang 3-0 atas Venezuela.

Sementara Ekuador harus rela berada di peringkat ke-4 klasemen untuk saat ini. Ekuador berada satu peringkat di atas Venezuela yang menjadi juru kunci.

Kolombia 1-0 Ekuador (Edwin Cardona 42′)

Susunan pemain:

Kolombia (4-4-2): 1-David Ospina; 16-Daniel Munoz, 13-Yerry Mina, 6-Oscar Murillo, 17-Yairo Moreno; 11-Juan Cuadrado, 5-Wilmar Barios, 15-Mateus Uribe, 10-Edwin Cardona; 18-Rafael Santos Borre, 19-Miguel Borja

Pelatih: Reinaldo Rueda

Ekuador (4-4-2): 12-Pedro Ortiz; 7-Pervis Estupinan, 3-Piero Hincapie, 4-Robert Arboleda, 17-Angelo Perciado; 8-Fidel Martinez, 23-Moises Caicedo, 20-Jhegson Mendez, 19-Gonzalo Plata; 11-Michael Estrada, 13-Enner Valencia

Pelatih: Gustavo Alfaro

x

Check Also

Copa America 2021 Menjadi Bukti Messi Masih Manusia Yang Bisa Terpeleset Dan Gagal Bikin Gol Mudah

Timnas Argentina-nya Lionel Messi menobatkan diri sebagai kampiun Copa America 2021 setelah mengalahkan tuan rumah ...