Home > Berita Liga Spanyol > Kenapa Zidane Sampai Tulis Surat Perpisahan Yang Pedas ke Real Madrid?

Kenapa Zidane Sampai Tulis Surat Perpisahan Yang Pedas ke Real Madrid?

Zinedine Zidane cukup menarik perhatian penikmat sepak bola belakangan ini. Semua berawal saat dirinya mengundurkan diri dari jabatan sebagai pelatih Real Madrid untuk kedua kalinya.

Yang pertama dilakukan pada tahun 2018 lalu, beda beberapa hari setelah Real Madrid berhasil menjuarai Liga Champions. Los Merengues sampai bergonta-ganti pelatih sebelum akhirnya mengembalikan pos itu kepada Zidane di tahun 2019.

Baca Juga : Carlo Ancelotti Akan Balik Kembali ke Real Madrid

Selang dua tahun, Zidane kembali menyatakan mundur dari jabatan pelatih Real Madrid. Sayangnya perpisahannya kali ini tidak begitu epik, mengingat Luka Modric dkk gagal meraih satu gelar pun di musim ini.

Tidak disangka, Zidane pergi dengan perasaan dongkol di dalam hatinya. Ia membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Real Madrid hanya selang beberapa hari setelah pengumuman resmi dirinya meninggalkan Santiago Bernabeu dirilis.

Zidane buka-bukaan dalam surat terbuka itu. Ia mengatakan kalau klub sudah tidak punya kepercayaan yang tinggi kepada dirinya seperti yang dulu. Selain itu, ia juga menganggap nilai-nilai yang dijunjung tinggi Madrid sudah mengalami perubahan.

Yang jadi pertanyaan adalah: Mengapa Zidane bisa berpikir dan merasa seperti itu? Mantan pelatih Real Madrid, Jorge Valdano, mencoba menyalami perasaan Zidane. Sebelum mengutarakan opininya, ia memberi pujian terhadap Zidane soal surat . . . Gabung . . . itu.

“Saya suka surat itu,” kata Valdano dalam sebuah acara radio, El Transistor, seperti yang dikutip dari Marca.

“Menurut saya, itulah Zidane yang asli,” jelasnya.

“Dia mengatakan hal-hal yang keras karena dia memberi saya perasaan kalau keheningan itu sudah menyakitinya,” kata pria berumur 65 tahun itu.

Valdano meyakini kalau surat itu tidak hanya ditujukan kepada Florentino Perez selaku presiden Real Madrid. Tapi juga diarahkan kepada beberapa sosok yang terlibat di balik layar klub.

“Saya paham kalau dia belum berkonsultasi dengan cukup bersama klub soal arah yang harus diambil, dan ini membuat dirinya merasa dikesampignkan dari keputusan besar,” kata Valdano lagi.

“Saya pikir, dalam surat ini, dia sudah memberikan lebih dari apa yang biasa orang-orang dengar dari Zizou,” jelasJorge Valdano.

Real Madrid sendiri sudah menemukan sosok penggantinya. Pada Rabu (2/5/2021) tadi, mereka mengumumkan nama Carlo Ancelotti sebagai pelatih barunya dengan kontrak berdurasi tiga tahun ke depan.

x

Check Also

Momen Terbaik Dani Carvajal Bersama Real Madrid

David Carvajal sudah menjalani banyak momen bersama Real Madrid. Bukan hanya tentang momen sulit, Carvajal ...