Home > Berita Euro > Jerman Bisa Kalahkan Prancis Dengan 5 Alasan Ini

Jerman Bisa Kalahkan Prancis Dengan 5 Alasan Ini

Prancis vs Jerman di matchday pertama Grup F Euro 2020, Rabu (16/6/2021) dini hari WIB. Jerman punya peluang meraih kemenangan pada duel yang akan diadakan di Allianz Arena ini. Tidak sedikit yang mengunggulkan Prancis untuk jadi juara. Salah satu alasannya adalah skuad mereka yang dihuni pemain-pemain top, seperti Raphael Varane, N’Golo Kante, Paul Pogba, Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, dan Karim Benzema.

Juara Piala Dunia 2018 ini berada di grup neraka bersama Jerman, Hungaria, dan juara bertahan Portugal. Die Mannschaft yang akan menjadi lawan pertama mereka. Jerman cukup percaya diri menatap turnamen terakhir mereka bersama pelatih Joachin Loew ini. Walau tidak sementereng Prancis, skuad Jerman masih tergolong salah satu yang terbaik.

Berikut 5 alasan mengapa Jerman akan mengalahkan Prancis:

Kimmich Sang Maestro

Kimmich akan menjadi sosok yang sentral pada duel Prancis vs Jerman. Pemain Bayern Munchen ini tampil sangat bagus di level klub dalam dua musim terakhir. Euro 2020 menjadi panggung yang tepat bagi Kimmich untuk bisa menunjukkan kelasnya sebagai salah satu ‘Nomor 6’ terbaik di dunia. Kimmich sudah berkembang pesat kalau dibanding saat tampil di Piala Dunia 2018 lalu. Kimmich bisa menjadi faktor yang membuat Jerman mengalahkan Prancis. Kimmich bisa memecah duet Paul Pogba dan N’Golo Kante yang sangat solid di lini tengah Prancis.

Manuel Neuer: Kapten dan Tembok

Neuer merupakan figur yang sangat penting bagi Jerman. Dia baru saja merayakan momen indah bersama Jerman, caps ke-100. Neuer jadi pemain dengan pengalaman yang sangat dibutuhkan Jerman. Neuer bukan hanya dibutuhkan dalam kapasitas sebagai kapten dan pemain senior, tapi juga teknis. Walau sudah berusia 35 tahun, Neuer masih kiper terbaik di Jerman.

Dan, Neuer siap membalas kegagalan di Piala Dunia 2018 lalu. “Kami akan mencoba membawa semangat itu dan kami membutuhkan dukungan maksimal. Suasana dalam tim sangat bagus. Kami bisa mengalahkan Prancis,” jelasnya.

Semangat Trio Chelsea

Sukses Chelsea menjadi juara Liga Champions bisa membawa dampak pada Jerman di Eruro 2020. Sebab, ada tiga pemain Chelsea yang akan . . . Gabung . . . berjuang bersama timnas Jerman di Euro 2020. Tiga pemain itu adalah Timo Werner, Kai Havertz, dan Antonio Rudiger. Rudiger dan Havertz mungkin akan dimainkan sejak menit awal. Sedangkan, Werner bisa jadi opsi jika Jerman butuh tambahan kekuatan di lini depan pada babak kedua.

“Tentu saja, hasil bersama Chelsea memberikan rasa percaya diri. Kepercayaan diri selalu membantu Anda, dan saya akan menjalani Euro 2020 dengan sangat bugar,” kata Havertz.

Kembalinya Hummels dan Muller

Jerman menang dengan skor 7-1 atas Latvia pada uji coba terakhir jelang Euro 2020. Pada duel itu, ada dua pemain yang tampil menonjol yakni Thomas Muller dan Mats Hummels. Hummels membuat assist gemilang untuk gol Gnabry pada menit ke-45. Sedangkan, Muller mencetak satu gol dan satu assist. Pertandingan melawan Latvia punya makna yang penting bagi Jerman.

Bukan tentang skor yang didapat, tapi cara mereka bermain serta mulai terintegrasinya Hummels dan Muller usai absen cukup lama dari laga internasional. Muller punya musim gemilang di Bayern Munchen, begitu juga dengan Hummels. Sekarang pengalaman dan kemampuan mereka sangat dibutuhkan Jerman.

Tuah Allianz Arena

Jerman memang akan menjadi tamu pada duel melawan Prancis. Tapi, status tamu itu hanya di atas kertas. Karena, fakta di lapangan Jerman adalah tuan rumah. Pertandingan akan diadakan di Allianz Arena. Jerman akan bermain di negara mereka sendiri. Jerman akan bermain di hadapan 14 ribu fans mereka. Jerman akan kembali merasakan adrenalin bermain di depan suporter mereka. Bagi, Kimmich, Muller, Neuer, Sule, Goretzka, Musiala, dan Gnabry, mereka akan bermain di rumah sendiri. Mereka bakal punya energi yang besar.

x

Check Also

Terkuak Team Talk Roberto Mancini Yang Menjadikan Italia Juara Euro 2020

Beredar video talk team yang dilakukan Roberto Mancini jelang pertandingan final Euro 2020. Mancini tidak ...