Home > Piala AFC > AFC Tawarkan Indonesia Jadi Tuan Rumah, Ini Respon PSSI

AFC Tawarkan Indonesia Jadi Tuan Rumah, Ini Respon PSSI

PSSI – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) saat ini masih dibuat pusing mencari negara yang bersedia menjadi tuan rumah babak penyisihan Piala AFC 2021.

Seperti diketahui, babak penyisihan grup di Piala AFC 2021 digelar dengan sistem sentralisasi karena masih di masa pandemi Covid-19.

Namun sayangnya, Singapura yang seharusnya menjadi tuan rumah Grup H dan I, mengundurkan diri karena pemerintah setempat memberlakukan lockdown sebagai pencegahan penyebaran Covid-19.

Sementara negara lain yang tergabung di Grup H dan I juga tidak bersedia menjadi tuan rumah babak penyisihan.

Selain Grup H dan I, Grup G dimana salah satu pesertanya adalah Bali United juga mengalami nasib yang sama.

Grup G, H, dan I memang terdiri dari wakil-wakil dari Asia Tenggara yang memang saat ini tengah menghadapi gelombang kedua Covid-19.

Baca juga : Persipura dan Bali United Terancam Batal Berlaga di Piala AFC 2021

Terkait hal ini, Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengungkapkan bahwa AFC telah menawarkan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah babak penyisihan Piala AFC.

“AFC telah menawarkan ke kami untuk menyelenggarakan babak penyisihan Piala AFC. Kami sedang koordinasikan dengan klub-klub terkait tawaran ini,” kata Yunus Nusi, Senin (21/6/2021).

Bila memang Bali United dan Persipura Jayapura berminat untuk menjadi tuan rumah maka Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, bisa menjadi pilihan venue babak penyihan Piala AFC . . . Gabung . . . ini.

Namun masalahnya Stadion Kapten I Wayan Dipta saat ini masih dalam tahap renovasi untuk Piala Dunia U-20 2023. Sehingga tentu saja konsekuensinya jadwal babak penyisihan Piala AFC 2021 diundur setelah renovasi selesai.

Sesuai rencana awal, renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta berlangsung pada 20 Juli 2020 – 2 Juli 2021.

“Ini yang sedang kami koordinasikan dengan pihak klub. Masih kami usahakan mainnya di Stadion Kapten I Wayan Dipta,” jelas Yunus Nusi.

“Namun, dengan konsekuensi pengunduran jadwal karena menunggu renovasi selesai,” sambungnya.

Sementara itu, pihak AFC juga sudah membuka kemungkinan untuk membatalkan Piala AFC bila memang tidak ada yang mau menjadi tuan rumah.

“Belum ada tuan rumah dari tim yang berpartisipasi dan juga tidak ada tempat netral yang tersedia,” kata Sekjen AFC, Datuk Windsor John.

“Kami telah meminta komite untuk membuat keputusan dalam pekan depan. Pembatalan Piala AFC akan menjadi opsi terakhir kami,” lanjut Datuk Windsor John.