Home > Berita Liga Inggris > Tottenham Hotspur > Tottenham Kembali Dalam Mode Menyerang Saat Bersama Ryan Mason

Tottenham Kembali Dalam Mode Menyerang Saat Bersama Ryan Mason

Inggris – Ryan Mason Berhasil membawa Tottenham kembali menanjak setelah ditinggal oleh Jose Mourinho. Dalam pertandingan yang berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium pada pekan ke-36 Liga Inggris, Minggu (16/5/2021) malam WIB, Tottenham berhasil mengalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor akhir 2-0.

Ryan Mason

Dalam laga ini Tottenham mencatatkan penguasaan bola sebesar 63 persen dibanding 37 persen milik Wolves.Mereka membuat 24 tembakan dengan 13 di antaranya on target. Melalui catatan tersebut Tottenham lebih menyerang di bawah besutan Ryan Mason yang saat ini berstatus caretaker manajer.

Sebelumnya saat masih bersama dengan Jose Mourinho lebih banyak mengandalkan serangan balik, sedangkan sekarang Tottenham lebih banyak melakukan serangan.

Bersumber dari Opta, Tottenham selama ditangani Jose Mourinho di Liga Inggris tak pernah mencatatkan jumlah shoot dan shoot on target sebanyak di laga kontra Wolves.

Mason membawa Tottenham untuk lebih banyak menguasai bola dalam membangun serangan. Ini terlihat dari empat laga di Liga Inggris bersama pria 29 tahun ini, Tottenham selalu mencatatkan penguasaan bola lebih dari 60 persen kecuali saat kalah 1-3 dari Leeds United.

Dalam laga tersebut Leeds menguasai bola dengan statistik 53 persen, sedangkan Tottenham berselisih . . . Gabung . . . tipis dengan 47 persen.

Baca juga : Tottenham Hotspur Menang Dari Wolverhampton Wanderers Dengan Skor Akhir 2-0

Terakhir kali Tottenham tampil dengan pakem menyerang adalah saat masih dilatih oleh Mauricio Pochettino.

Penampilan menyerang anak asuhannya saat menghadapi Wolves membuat Mason puas, tetapi yang harus diperhatikan adalah efektivitas yang perlu diperbaiki timnya karena dari 24 tembakan hanya dua yang berbuah gol.

“Perlu waktu untuk mengubah banyak hal tetapi para pemain terus ingin belajar dan menjadi lebih baik. Bahkan dengan skor 2-0 kami masih melakukan pressing dan menciptakan peluang,” ujar Mason dikutip dari BBC.

“Itu adalah hal yang paling menyenangkan. Saya yakin beberapa penyerang akan baik-baik saja. Mungkin, mereka kecewa karena tidak mendapatkan lebih banyak gol.” (Ara-Satupedia.com)

x

Check Also

Harry Kane

Harry Kane Buka Suara Setelah 10 Tahun Tottenham Tanpa Trofi

Inggris – Rumor kepergian Harry Kane dari Tottenham akhir musim ini masih belum terjawab.Kane dikabarkan ...