Home > Berita Liga Jerman > Tips Roman Burki Sukses Hadapi Bully Di Medsos

Tips Roman Burki Sukses Hadapi Bully Di Medsos

Jerman – Salah satu resiko sebagai penjaga gawang adalah, kerap kali menjadi target bulan-bulanan para fans. Diantara Roman Burki, kiper Borussia Dortmund, yang paham betul akan hal tersebut setelah beberapa kali jadi sorotan akibat blundernya di lapangan.

Roman-Burk

Performa sang kiper menyedot perhatian ketika beraksi sembrono melawan Padderborn pada musim perdananya di Dowtmund. Burki mencoba mendribel mengelabui striker Srdjan Lakic di daerah berbahaya, tetapi bola berhasil dicuri dan Dortmund kebobolan. Beruntung bagi Burki, rekan-rekannya di lini depan tampil ganas hingga Die Borussen menang telak 7-1.

Burki bergurau di Instagram: “Laga hebat, tim cetak tujuh gol, saya memberi satu assist #DribbleKing” Terima kasih fans atas dukungan luar biasa kalian.

Postingan tersebut disambut baik oleh fans BVB lantaran kesalahan Burki tidak berdampak pada hasil akhir laga dan secara mengejutkan publik Yellow Wall justru mengelu-elukan namanya untuk menunjukkan rasa solidaritas.

Namun, pada Desember 2019 situasi berubah drastis tatkala Burki, dalam partai liga menghadapi RB Leipzig, keluar dari kotak penaltiuntuk menghalau bola, tetapi sundulannya meleset sehingga memudahkan Timo Werner menceploskan gol ke gawang kosong. Sebetulnya Burki sempat membuat dua penyelamatan gemilang di babak pertama, tetapi kontribusinya seketika terlupakan dan sesudah laga warganet melampiaskan amarah mereka di media sosial.

“Aku akan membencimu seumur hidup! Semoga kamu mencret!”

“Mudah-mudahan si penjaga gawang payah meninggalkan Dortmund!”

Itu hanya dua dari seabrek komentar negatif di akun Instagram-nya menyusul pascapertandingan tersebut.

“Sekarang saya berusia 30 tahun, perlahan saya telah belajar cara menanganinya,” kata Burki dalam wawancara ekslusif dengan DAZN.

Awalnya tidak mudah bagi Burki untuk menghadapi pelecehan online. Sering kali ia mendatangkan tekanan bagi dirinya sendiri, yang pada ujungnya malah makin berimbas buruk pada performanya.

“Sebelumnya saya ingin menunjukkan kepada orang-orang kemampuan saya. Saya selalu ingin tampil baik. Kemudian Anda mendapat pesan-pesan seperti itu dan Anda kira semua berpikiran sama seperti orang yang menulis pesan tersebut. [Tapi] seiring waktu Anda mampu menanganinya,” jelas pemain Swiss itu.

Legenda BVB, Roman Weidenfeller, mencicipi rasanya menghadapi perlakuan tidak menyenangkan di jagat maya.Dirinya memanfaatkan medsos untuk berinteraksi langsung dengan fans dan mengklarifikasi apa pun yang menurutnya ditampilkan secara keliru oleh media.

“Jelas Anda menyadari adanya komentar buruk atau Anda membaca sesuatu. Tapi semuanya dimoderasi, jadi tak ada surat kebencian atau hal semacam itu, dan sejauh ini saya selalu mampu menanganinya dengan baik,” urai Weidenfeller dengan rasa lega.

Guna mencegah pemain terjebak dalam situasi tersebut, BVB mengadakan seminar untuk menginformasikan kepada pemain perihal cara membawa diri di media sosial.

Baca juga : Dortmund Akhirnya Izinkan Jadon Sancho Hengkang Ke MU

“Tujuan dari seminar ini jelas untuk membuat mereka lebih matang di ranah online,” ujar Thorsten Urbanski, pakar ESET IT-Security, yang menggelar sesi reguler dengan pemain-pemain BVB, khususnya yang masih remaja.

“Itu berarti betul-betul memberikan informasi kepada mereka secara mendalam dan berdasarkan pengalaman kami tahu serangan-serangan semacam ini sering terjadi. Kami ingin berbagi dan menyampaikan: gunakanlah internet, gunakan teknologi, tetapi gunakan dalam cara yang tepat agar Anda aman secara online,” imbuhnya.

Seminar tersebut terbukti sangat bermanfaat bagi pemain, karena membantu dalam mengendalikan emosi dan dalam sekejap mengunggah sesuatu yang seharusnya tidak mereka unggah. Itu berimbas tidak hanya pada citra si pemain sendiri, tetapi juga klub karena mereka merupakan perwakilan BVB.(Ara-satupedia.com)

x

Check Also

robert lewandowski

Robert Lewandowski Mengaku Terpesona Dengan Sepakbola Italia, Ingin Pindah?

Jerman – Penyerang Bayern Munchen, Robert Lewandowski mengakui dirinya mempunyai ketertarikan terhadap sepakbola Italia. Lewandowski ...