Home > Berita Liga Indonesia > Soal Kompetisi Tanpa Degradasi, Ini Pandangan Greg Nwokolo

Soal Kompetisi Tanpa Degradasi, Ini Pandangan Greg Nwokolo

Jakarta – Mantan pemain Madura United, Greg Nwokolo, melihat ada keuntungan dan kerugian yang harus diantisipasi terkait wacana kompetisi tanpa degradasi di musim 2021 mendatang.

Menurut Greg Nwokolo, kompetisi tanpa degradasi hanyalah salah satu cara yang dilakukan PSSI agar nantinya akan ada 20 klub yang berlaga di Liga 1 musim 2022 mendatang.

“Ini sebenarnya bukan tidak ada degradasi, tapi formatnya ada dua tim dari Liga 2 yang promosi jadi rencana PSSI ada 20 tim pada musim berikutnya, Mau tidak mau harus begitu,” jelas Greg Nwokolo.

“Menurut saya rencana PSSI begini, ketika musim ini tanpa degradasi dan tetap ada promosi maka di musim berikutnya akan ada tiga tim yang degradasi dan satu lagi playoff,” lanjutnya.

“Menurut saya akan lebih seru dan kompetitif,” sambung Greg.

“Hanya, masalahnya di Indonesia apakah klub tetap serius atau tidak?” ujarnya.

Menurut Greg Nwokolo, harus ada kesiapan dari semua pihak bila memang akan menerapkan kompetisi tanpa degradasi.

Penghapusan degradasi dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap semangat pemain dan klub untuk menampilkan performa terbaiknya karena tidak adanya tekanan.

Tentu saja hal ini juga akan mempengaruhi persiapan tim, target, dan aktifitas transfer pemain.

“Saya khawatirkan kalau diterapkan di Indonesia banyak klub tanpa target juara hanya sekadar main. Hanya tiga sampai empat klub . . . Gabung . . . yang mau juara saja serius. Klub-klub di bawahnya yang penting main saja,” kata Greg Nwokolo.

“Klub jadi lebih realistis dalam hal budget. Buat apa bayar pemain mahal, nothing to lose,” tambahnya.

Selain itu, kompetisi tanpa degradasi juga rawan sekali terjadi jual beli pertandingan atau match fixing, dan itu menurut Greg harus diwaspadai PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operastor kompetisi.

“Artinya, kalau PSSI berani menerapkan hal itu (tanpa degradasi) maka mereka harus tanggung jawab. Mereka harus lebih agresif terhadap semua tim,” ujar Greg Nwokolo.

“Kalau sampai ada kejadian tidak dinginkan seperti match fixing dan semacamnya ya harus disikat klub itu,” tegas Greg.

“Jadi saya harap ketika PSSI mengambil keputusan seperti itu semua tingkatan harus punya komitmen yang sama. Jangan sampai karena tidak ada degradasi klub-klub hanya sekedar main-main saja,” tutupnya.

x

Check Also

Simak Jadwal Lengkap Laga Penyisihan Grup B dan C Liga 2 2021

Jakarta – Kick-off laga pembukaan kompetisi Liga 2 2021 tinggal dua hari lagi. Pertandingan Persis ...