Home > Timnas Indonesia > Pengamat Sepak Bola Minta PSSI Bijak Terhadap Elkan Baggott

Pengamat Sepak Bola Minta PSSI Bijak Terhadap Elkan Baggott

Jakarta – Pemain Timnas Indonesia yang saat ini memperkuat klub Inggris Ipswich Town, Elkan Baggott, dipastikan tidak bisa memperkuat tim Merah Putih di Uni Emirate Arab (UEA) menjelang laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

“PSSI sudah berkomunikasi dengan Elkan Baggott. Dia menyatakan tidak bisa bergabung dengan Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Dubai,” kata Yunus Nusi.

Sebenarnya, PSSI telah berkirim surat ke Ipswich Town sebagai klub pemilik Elkan Baggott terkait pemanggilan sang pemain ke Timnas Indonesia, dan klub yang berkompetisi di League One atau kasta ketiga Liga Inggris ini telah memberikan izin.

“Ipswich Town sebetulnya sudah memberikan jawaban kepada PSSI bahwa Elkan Baggott akan bergabung dengan Timnas Indonesia pada 31 Mei 2021, namun yang bersangkutan tidak bisa berangkat ke Dubai,” jelas Yunus Nusi.

Terkait hal ini, pengamat sepak bola nasional, M. Kusnaeni, meminta agar PSSI bersikap bijak dan memberikan ruang bagi Elkan Baggott untuk mengembangkan dirinya, apalagi usianya masih sangat muda.

Baca juga : Elkan Baggott Enggan Bergabung Dengan Timnas Indonesia Karena Tiga Alasan Ini

“PSSI harus bijak memahami konsiderasi Elkan Baggott di mana dia masih bisa memilih (Timnas yang akan dibelanya). Kalau dia dalam situasi tidak nyaman ke Dubai, ya jangan di-judge. Elkan harus dilihat sebagai anak muda yang masih dalam proses,” . . . Gabung . . . kata Kusnaeni, Selasa (25/5/2021).

Menurut Kusnaeni, posisi Elkan Baggott di Ipswich Town juga belum aman. Elkan Baggott baru saja menyelesaikan masa peminjamannya bersama klub divisi lima Liga Inggris, King’s Lynn Town, pada Maret lalu.

Di musim depan Elkan Baggott juga belum tentu akan bisa masuk ke tim utama Ipswich Town.

“Elkan harus diberi ruang untuk mengembangkan diri. Kalau dia pilih jalan berbeda, tidak bisa gabung Timnas sekarang bukan berarti dia tidak cinta Indonesia. Pasti dia mau mencari jam terbang dulu, karena di tim saat ini dia belum settle. Dia pasti punya impian main di Premier League yang kalau tercapai yang untung Timnas Indonesia,” jelas Kusnaeni.

“Saat ini Elkan dalam situasi untuk mementingkan diri sendiri. Berjuang dapat tempat di tim. Elkan dari kecil main di Inggris, jadi status akan berbeda meskipun dia gabung Timnas Indonesia yang punya ranking FIFA jauh di bawah. Beda halnya dengan Witan Suleman atau Egy Maulana Vikri,” lanjut Kusnaeni.

x

Check Also

Shin Tae-yong Panggil 144 Pemain Untuk TC Timnas U-18 Indonesia

Jakarta – Pelatih Timnas U-18 Indonesia, Shin Tae-yong akan memanggil 144 nama untuk mengikuti pemusatan ...