Home > Berita Liga Italia > AS Roma > Mantan Penyerang Juventus Sebut Mourinho Adalah Pilihan Terburuk Dari Yang Terburuk

Mantan Penyerang Juventus Sebut Mourinho Adalah Pilihan Terburuk Dari Yang Terburuk

Turin – Mantan pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho secara resmi dipilih sebagai pelatih baru bagi AS Roma di musim 2021/22 mendatang.

Jose Mourinho didatangkan untuk menggantikan posisi Paulo Fonseca.

Hal ini terungkap dari pengumuman di akun media sosial AS Roma, pada Selasa (4/5/2021).

“Klub dengan senang hati mengumumkan kesepakatan telah dicapai dengan Jose Mourinho untuk menjadi pelatih kepala baru kami menjelang musim 2021-2022,” demikian bunyi pernyataan resmi AS Roma.

Baca juga : Jose Mourinho Resmi Tangani AS Roma di Musim 2021/22

Perekrutan Jose Mourinho ini pun langsung menimbulkan pro dan kontra, karena Mourinho sejatinya telah dipecat oleh Tottenham Hotspur setelah tidak berhasil mempersembahkan satu gelar pun.

Salah satu yang tidak setuju atas kedatangan Mourinho ke AS Roma adalah mantan penyerang Juventus dan AC Milan, Paolo Di Canio.

Rekaman serangan verbal yang diucapkan Paolo Di Canio pada Jose Mourinho ini kemudiam tersebar viral di dunia maya.

Awalnya, Di Canio meninggalkan pesan kepada seorang teman yang merupakan suporter AS Roma. Namun entah bagaimana ceritanya rekaman suara tersebut kemudian tersebar luas di media sosial.

“Anda mendapatkan yang terburuk dari yang terburuk. Saya mengerti Anda membutuhkan nama besar saat ini, tapi itu seperti ketika Anda merekrut pemain yang sudah habis. Mourinho hanya menginginkan pekerjaan dengan uang, ia dipecat untuk ketiga kalinya dalam empat tahun, diusir dari mana-mana karena ketidakcocokan karakternya dan sebelum itu semua yang ia kuasai, memiliki karakter,” demikian rekaman . . . Gabung . . . suara Di Canio.

“Sekarang Tottenham mendepaknya untuk hasil dan ketidakmampuannya untuk membawa tim ke level lain setelah dua tahun dengan semua uang yang mereka keluarkan,” lanjut Di Canio.

“Mempertimbangkan lingkungan di sekitar Roma, ia baik-baik saja, Anda mungkin mengharapkan siapa yang tahu apa, tapi saya katakan ia yang terburuk dari yang terburuk. Ia habis dengan segala cara yang mungkin,” ujarnya.

Tidak sampai di situ saja, Paolo Di Canio juga menyebut Jose Mourinho telah merusak keindahan sepak bola dengan taktiknya yang negatif.

“Ia bahkan tidak bermain sepak bola, ia bermain anti-sepak bola. Anda mungkin menikmati diri Anda sendiri dalam beberapa konferensi pers, karena kontroversi menghasilkan teater yang bagus, tetapi izinkan saya memberi tahu Anda: untuk merekonstruksi tim, ia adalah yang terburuk yang mungkin Anda dapatkan,” ucap Di Canio.

Meski demikian Di Canio mengaku dulunya ia adalah penggemar Jose Mourinho, namun sekarang tidak lagi.

“Dan saya dapat mengatakan itu karena ia adalah favorit saya hingga tujuh tahun lalu, bahkan lebih dari Pep Guardiola,” tandas Di Canio.

x

Check Also

Posisinya Digantikan Jose Mourinho, Ini Respon Pelatih AS Roma

Roma – AS Roma telah resmi menunjuk Jose Mourinho untuk menangani AS Roma, menggantikan Paulo ...