Home > Berita Liga Spanyol > Laporta Tentang Koeman, Bukan Kami Yang Memilih Dia

Laporta Tentang Koeman, Bukan Kami Yang Memilih Dia

Presiden klub raksasa BarcelonaJoan Laporta, kali ini berbicara tegas mengenai masa depan Ronald Koeman yang menjabat sebagai pelatih klub. Ia sudah tidak segan untuk berkata terang-terangan di hadapan sosok asal Belanda tersebut.

Koeman ditunjuk sebagai pelatih baru Barcelona pada musim panas tahun 2020 lalu sebagai pengganti Quique Setien yang dipecat pasca kekalahan 2-8 di tangan Bayern Munchen. Pada waktu itu, Barcelona masih dipimpin Josep Maria Bartomeu.

Bartomeu sendiri waktu itu sempat mencoba melakukan pendekatan ke Xavi Hernandez yang sedang menukangi Al Sadd. Berhubung sang legenda klub tersebut menolak, Barcelona pun beralih mengejar Koeman yang tengah melatih Timnas Belanda.

Sekarang Bartomeu telah didepak dari jabatan tertinggi di Barcelona. Posisinya diambil alih oleh Laporta yang berhasil memenangkan pemilihan presiden klub di bulan Maret lalu. Pergantian ini membuat masa depan Koeman jadi kabur.

Laporta Berbicara Jujur

Masa depan Koeman semakin tidak jelas setelah kegagalan meraih trofi La Liga. Apalagi pergantian pelatih sedang menjadi tren tersendiri di antara klub-klub papan atas Eropa dan Barcelona diyakini bakal melakukan hal serupa.

Laporta belum bisa memberikan jawaban pasti ketika dia ditanya soal kemungkinan memecat Koeman. Namun, ia mengatakan secara gamblang kalau pihaknya sedang mencari pengganti yang pas untuknya.

“Dia bukanlah pelatih yang kami tunjuk, jadi kami harus berbincang untuk memastikan bahwa kami berbagi gagasan yang sama soal tim Barca yang baru,” ungkap Laporta . . . Gabung . . . dalam konferensi pers, dikutip dari Metro.co.uk.

“Ya, saya memberitahu Koeman bahwa dia bukanlah pilihan utama saya untuk menjadi pelatih dan meminta waktu untuk mencari alternatif – tapi kalau saya tidak mendapatkannya, maka dia boleh melanjutkan,” katanya lagi.

Soal Guardiola

Beberapa laporan mengungkapkan kalau Barcelona tertarik memulangkan Josep Guardiola ke Camp Nou. Toh, Laporta juga yang membuka jalan nahkoda Manchester City tersebut untuk memulai karir kepelatihannya.

“Saya di sini tidak untuk berbicara soal mimpi, saya di sini ingin berbicara soal realita. Saat kami berbicara soal Guardiola, yang muncul di kepala saya adalah harapan dia bisa memenangkan Liga Champions akhir pekan ini,” tuturnya.

“Itu akan menjadi hal yang sangat luar biasa untuknya, dan juga kami yang mencintai dia. Saya punya banyak rekan-rekan baik di sana [Manchester City]. Saya harap mereka menang,” tutup Laporta.

Guardiola bakal memimpin pemain Manchester City untuk menjalani laga final Liga Champions melawan Chelsea pada Minggu (30/5/2021) mendatang. Pertandngan bakal digelar di markas Porto, Estadio Do Dragao, Portugal.

x

Check Also

Deal Manchester United Bantu Real Madrid Semakin Dekat Dengan Mbappe

Kepergian Raphael Varane ke Manchester United tidak seharusnya disesali Real Madrid. Pasalnya, transfer pemain itu ...