Home > Berita Liga Indonesia > Klub Milik Putra James Bond Indonesia Masih Gelar Laga Uji Coba di H-3 Lebaran

Klub Milik Putra James Bond Indonesia Masih Gelar Laga Uji Coba di H-3 Lebaran

Depok – Sejumlah klub Liga 3 sudah mulai berbenah menjelang akan dimulainya kembali kompetisi musim 2021.

Salah satu klub yang mulai bergeliat adalah klub Liga 3 asal Depok, Persipu FC. Bahkan di saat klub lain sudah meliburkan pemainnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, Persipu FC justru masih masih akan mengagendakan laga uji coba.

Persipu FC merencanakan akan berlatih tanding melawan tetangga dekatnya, Persikad 1999, di Lapangan Pelita, Sawangan, pada Senin (10/5/21) mendatang atau H-3 hari raya Idul Fitri.

“Agenda terdekat kami ada laga uji coba kontra Persikad 1999 di Sawangan, Senin (10/5/21). Aktivitas terakhir kami sebelum libur lebaran,” kata bos Persipu FC, Andrew Baskoro, Selasa (4/5/21).

“Kami memang sengaja melakukan uji coba agak mepet dengan hari raya (H-3) karena sekalian seleksi pemain juga untuk Liga 3,” lanjutnya.

Menurut putra sulung legenda intelijen Tanah Air yang kerap dijuluki James Bond Indonesia, Teddy Rusdy tersebut, Persipu FC juga baru mengikat kontrak enam pemainnya dengan durasi satu musim.

Enam pemain yang baru dikontrak tersebut terdiri dari lima pemain muda, dan satu slot senior yang bernama Ahmad Sobari.

“Semoga mereka bisa membantu Persipu FC mewujudkan target kami di Liga 3 2021 zona Jawa Barat. Total kami berencana memakai 25 pemain. Sisanya dikejar secara bertahap sambil memantau perkembangan dalam latihan dan uji coba,” jelas Andrew Baskoro.

Andrew Baskoro juga mengaku masih menunggu kepastian dari PSSI terkait kapan kick off Liga 3 2021, termasuk soal regulasi batasan usia pemain dan slot pemain senior yang boleh digunakan.

“Sementara ini kami belum dapat kabar apa-apa dari PSSI. Kemungkinan besar memang menunggu Liga 1 dan Liga 2 bergulir dulu. Awal Juli nanti kalau tidak salah,” ucap Andrew Baskoro.

“Regulasi Liga 3 kerap berubah setiap musim, terutama berkaitan dengan slot pemain senior. Kami tak boleh gegabah dan harus bersabar menunggu kepastian dari PSSI,” pungkasnya.

Regulasi terakhir soal pemain senior diberlakukan pada 2019 lalu dimana klub hanya boleh mendaftarkan lima nama pemain senior, namun hanya tiga nama yang diperbolehkan masuk line-up di setiap laganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Soal Wacana Penonton di Liga 1, Ketum PSSI : Penonton Harus Divaksin Atau Swab

Jakarta – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengkaji kemungkinan Liga 1 ...