Home > Berita Liga Champions > Final Liga Champions Akan Pindah Ke Wembley Atau Lisbon

Final Liga Champions Akan Pindah Ke Wembley Atau Lisbon

Ada kemungkinan besar Venue laga final Liga Champions antara Manchester City dan Chelsea akan dipindah ke Inggris atau Portugal.

Final Liga Champions musim ini akan mempertemukan Manchester City dengan Chelsea yang kemungkinan besar dialihkan ke London atau Lisbon menyusul memburuknya pandemi virus corona di Turki.

Pertandingan pada 29 Mei mendatang seharusnya dilangsungkan di Istanbul, namun setelah pemerintah Inggris memasukkan Turki dalam daftar merah COVID-19, hampir pasti lokasinya harus dipindah .

Pada Senin (10/5) UEFA menggelar meeting dengan pemerintah Britania Raya untuk membahas lokasi All-English Final antara City dan Chelsea. Meski pembicaraan kemarin berakhir tanpa konklusi, diharapkan akan ada keputusan dalam 48 jam ke depan.

Stadion Wembley di London menjadi opsi favorit UEFA, tetapi sejauh ini pemerintah Negeri Ratu Elizabeth menolak melonggarkan restriksi yang mewajibkan pendatang ke Inggris melakukan karantina sepuluh hari.

Bila aturan ketat tersebut tetap diberlakukan tanpa pengecualian, final akan sangat sulit dimainkan di Inggris. Pasalnya, tak kurang dari 2000 orang staf UEFA dan sponsor serta pihak pemegang hak siar dari berbagai negara harus menghadiri pertandingan.

Gabung . . . 1000w, https://images.daznservices.com/di/library/GOAL/15/34/raheem-sterling-ngolo-kante-man-city-chelsea-2020-21_1mx30ec53vety1jn2evjmx9ykj.jpg?t=1290050065&quality=60&w=1200 1200w, https://images.daznservices.com/di/library/GOAL/15/34/raheem-sterling-ngolo-kante-man-city-chelsea-2020-21_1mx30ec53vety1jn2evjmx9ykj.jpg?t=1290050065&quality=60&w=1400 1400w” alt=”Raheem Sterling N” width=”564″ height=”317″ />

Namun, andai kata relokasi ke Wembley jika berhasil, dapat memastikan laga ditonton langsung hingga 25 ribu orang pendukung City dan Chelsea.

Portugal muncul sebagai alternatif karena masuk daftar hijau Inggris, yang berarti perjalanan antara kedua negara dapat dilakukan tanpa kewajiban karantina.

Musim lalu di kandang Benfica, Estadio da Luz di Lisbon, berkesempatan menggelar final antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain setelah venue digeser dari Istanbul akibat pandemi.

Estadio do Dragao, markas FC Porto, kabarnya turut dipertimbangkan untuk lokasi partai puncak tahun ini, namun ruangan penyiaran TV di stadion itu dianggap tidak cukup besar untuk ajang sekelas final Liga Champions. Kurangnya akomodasi hotel di kota Porto juga menjadi kendala.

Wembley tetap menjadi solusi terdepan. UEFA berharap pemerintah Inggris pada akhirnya melunak sehingga All-English Final bisa mentas di stadion keramat tersebut.

x

Check Also

Messi

PSG Gagal Menang Meski Diperkuat Messi 90 Menit

Madrid – Lionel Messi untuk kali pertama tampil penuh bersama Paris Saint-Germain. Namun, sang megabintang ...