Home > Berita Euro > Euro 2020: Ada 8 Pemain Muda Berpeluang Curi Perhatian

Euro 2020: Ada 8 Pemain Muda Berpeluang Curi Perhatian

Euro 2020 kali ini akan banyak pemain muda yang tampil membela timnas mereka masing-masing. Dari hasil pemantauan ada delapan pemain muda yang berpotensi mencuri perhatian di putaran final EURO 2020.

Total 24 tim partisipan EURO 2020 telah merilis skuad yang akan dimainkan sepanjang turnamen akbar antarnegara Eropa tersebut.

Dengan jumlah pemain maksimal 26 pemain alias 3 pemain lebih banyak daripada edisi sebelumnya, tim-tim di EURO 2020 akan semakin leluasa dalam menentukan siapa saja yang akan mereka bawa.

Memang masih ada beberapa tim yang belum menentukan skuad final mereka untuk EURO 2020.

Timnas Inggris dan timnas Italia hanya menyetor daftar skuad sementara mereka dan akan memberi daftar final mereka pada tenggat waktu penyerahan, 1 Juni 2021. Meski begitu, beberapa pemain yang saat ini terdaftar dalam skuad sementara tetap memilki kans besar untuk masuk ke regu final timnas masing-masing.

Sejumlah pemain di antaranya adalah pemain yang masih berusia relatif muda.

Baca Juga : Euro 2020 Grup A: 34 Pemain Sementara Italia, Hanya 1 Yang Pasti Masuk Timnas

Dilansir dari FourFourTwo, berikut ini delapan pemain yang berpotensi mencuri perhatian dengan kemampuannya di atas lapangan pada ajang EURO 2020:

1. Ansu Fati (Penyerang, Spanyol)

Cerita Ansu Fati, Pemulihan Cedera Hingga Catatan Rekor Bersama FC  Barcelona - Tribun Jogja

Ansu Fati memang tidak dipanggil oleh pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, untuk membela La Furia Roja di EURO 2020.

Fati sedang dibekap cedera lutut sehingga membuat Luis Enrique terpaksa meninggalkannya.

Kendati demikian, bukan berarti Ansu Fati tidak mungkin bermain di EURO 2020.

Ada aturan dari UEFA yang mengizinkan setiap tim untuk mengganti pemain yang telah terdaftar dengan pemain lain sebelum pertandingan pertama mereka di turnamen dimainkan.

Jika Ansu Fati bisa pulih tepat waktu dan Luis Enrique memasukannya ke skuad final timnas Spanyol untuk EURO 2020, maka bukan tidak mungkin penyerang berusia 18 tahun itu bisa menjadi salah satu sorotan utama.

Ansu Fati telah membuktikan kualitasnya bersama Barcelona sejak mendapat promosi ke tim senior Blaugrana pada musim 2019-2020.

Sejak debut di tim senior, secara keseluruhan Ansu Fati telah bermain dalam 43 pertandingan di berbagai ajang untuk Barcelona.

Dalam kesempatan itu, dia berhasil membukukan 13 gol serta lima assist.

Tak hanya itu, Ansu Fati juga berpotensi mencuri perhatian lantaran dia adalah salah satu pemain yang diandalkan oleh Luis Enrique.

Sejauh ini, Ansu Fati telah memiliki empat caps bersama timnas Spanyol dan tiga pertandingan di antaranya Ansu Fati mainkan sebagai starter.

2. Phil Foden (Penyerang, Inggris)

Kembali Jadi Pahlawan Kemenangan Man City, Guardiola Puji Phil Foden | Liga  Olahraga

Phil Foden menjadi pemain muda yang telah mendapat kepercayaan untuk tampil bersama pemain senior lainnya di tim utama Manchester City.

Pada musim 2020-2021, Phil Foden telah bermain dalam 49 pertandingan di berbagai ajang.

Dalam kesempatan itu, Phil Foden berhasil melesakkan 16 gol serta 10 assist untuk Manchester City.

Performa apik Phil Foden itu langsung menarik perhatian pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, untuk memasukannya ke dalam skuad sementara The Three Lions.

Dengan catatan yang telah diukirnya bersama Manchester City di sepanjang musim 2020-2021, Phil Foden berpeluang menularkan prestasi sama bareng timnas Inggris.

Terlebih, pemain yang baru akan menginjak usia 21 tahun ketika EURO 2020 digelar itu, juga sudah punya rekor bagus bersama pasukan Gareth Southgate.

Sampai saat ini Phil Foden telah bermain sebanyak enam kali bersama timnas Inggris di berbagai ajang.

Foden berhasil terlibat dalam empat gol dengan rincian dua gol dan dua assist.

3. Dejan Kulusevski (Penyerang, Swedia)

Dejan Kulusevski: Tak Ada Senioritas di Juventus

Absennya Zlatan Ibrahimovic di EURO 2020 membuat kesempatan bagi pemain timnas Swedia lainnya untuk bersinar kian terbuka.

Salah satu pemain yang mempunyai kans menonjol bareng timnas Swedia adalah Dejan Kulusevski.

Berposisi sebagai penyerang sayap, memiliki fisik menunjang, kemampuan mengontrol bola apik, visi permainan yang luar biasa, plus baru berusia 21 tahun, Dejan Kulusevski berpotensi menjadi salah satu sorotan di EURO 2020.

Torehan Dejan Kulusevski di level klub pada musim 2020-2021 bersama Juventus bisa mendukungnya untuk tampil moncer di EURO 2020.

Sepanjang musim ini, Kulusevski tampil sebanyak 47 kali di berbagai ajang dan berhasil membukukan tujuh gol serta . . . Gabung . . . tujuh assist untuk Juventus.

4. Moise Kean (Penyerang, Italia)

Bursa Transfer: Moise Kean Tajam Lagi Bersama PSG, Everton Siap Melepasnya  - Bola Tempo.co

Penyerang komplet milik timnas Italia ini juga berpotensi mencuri perhatian di EURO 2020.

Kemampuan mencetak gol dalam berbagai situasi membuat Kean layak untuk diperhitungkan saat pergelaran EURO 2020 tiba.

Striker yang memperkuat Paris Saint-Germain itu memiliki catatan gol yang terbilang apik.

Dari 45 penampilan di berbagai ajang musim 2020-2021, Moise Kean berhasil melesakkan 19 gol plus satu assist untuk PSG.

Performa cemerlang itu bukan tidak mungkin ditunjukkan lagi oleh striker berusia 21 tahun tersebut di EURO 2020.

5. Sandro Tonali (Gelandang, Italia)

Sandro Tonali must be taken out of the firing line - there is ample proof  he deserves patience

Gelandang pertama dalam daftar ini. Kemampuan Sandro Tonali mengontrol permainan dari lini tengah menjadi alasan mengapa gelandang milik AC Milan ini layak diperhitungkan meski namanya tidak ada dalam daftar skuad sementara Gli Azzurri.

Jika alasan itu kurang meyakinkan, maka mari melihat catatan bermain Sandro Tonali bersama AC Milan di Liga Italia 2020-2021.

Selama diperkuat oleh Sandro Tonali, baik sejak menit awal maupun tidak, AC Milan berhasil memenangi 20 pertandingan dan hanya lima laga yang tidak menghasilkan poin (dua imbang, tiga kalah).

Bandingkan dengan AC Milan yang tampil tanpa Sandro Tonali. Tim besutan Stefano Pioli itu gagal meraup angka penuh sebanyak enam kali (imbang tiga, kalah tiga) dalam 13 pertandingan.

Dengan pengaruh seperti itu, Sandro Tonali, yang baru berusia 21 tahun, bisa menjadi komponen penting timnas Italia di Euro 2020 andai dibawa oleh pelatih Gli Azzurri, Roberto Mancini.

6. Ryan Gravenberch (Gelandang, Belanda)

Muda dan Berbahaya, Ryan Gravenberch Calon Bintang Masa Depan Ajax -  Vivagoal.com

Masih berusia 19 tahun, Ryan Gravenberch, yang berposisi gelandang tengah, berpotensi menjadi sorotan lantaran gaya bermainnya yang dianggap mirip seniornya di timnas Belanda, Georginio Wijnaldum.

Salah satu skill Ryan Gravenberch yang paling kerap menjadi sorotan adalah mendikte permainan, di mana pun dia dimainkan.

Dengan kemampuan itu, Ryan Gravenberch bersama Georginio Wijnaldum diprediksi akan menjadi tulang punggung timnas Belanda meraih kesuksesan di EURO 2020.

7. Eljif Elmas (Gelandang, Makedonia Utara)

Eljif Elmas Resmi Gabung Napoli | majalaholahraga.com

Elif Elmas sudah berhasil mencuri perhatian ketika timnas Makedonia Utara mengalahkan timnas Jerman 2-1 dalam pertandingan Grup J Kualifikasi Piala Dunia 2022, 31 Maret 2021.

Dalam laga tersebut pemain yang berposisi sebagai gelandang itu mencetak gol penentu kemenangan timnas Makedonia Utara atas timnas Jerman.

Selain itu, Eljif Elmas, yang masih berusia 21 tahun, juga berpotensi menjadi sorotan lantaran dia memiliki catatan kontribusi gol yang terbilang apik di level timnas.

Sejauh ini Elmas sudah membukukan enam gol serta lima assist untuk timnas Makedonia Utara dalam 25 pertandingan di berbagai ajang.

8. Dominik Szoboszlai (Gelandang, Hungaria)

RESMI - RB Leipzig Ikat Dominik Szoboszlai hingga 2025 - Semua Halaman -  Bolasport.com

Tetap dipanggil meski dalam keadaan cedera seakan menjadi bukti betapa pentingnya Dominik Szoboszlai untuk timnas Hungaria di EURO 2020.

Kebutuhan timnas Hungaria akan semua pemain terbaiknya untuk EURO 2020 menjadi salah satu alasan utama mengapa pelatih mereka, Marco Rossi, tetap memanggil gelandang berumur 20 tahun itu.

Namun, bukan itu saja alasan Marco Rossi memanggil Dominik Szoboszlai ke timnas Hungaria.

Dominik Szoboszlai tampil bagus dalam sejumlah penampilan di timnas senior Hungaria sejak 2019.

Salah satu alasan mengapa Dominik Szoboszlai masuk ke dalam daftar ini adalah sang pemain yang memiliki semangat juang tinggi dan bisa membangkitkan mentalitas rekan setimnya.

Kemenangan 2-1 timnas Hungaria atas timnas Islandia di final play-off Kualifikasi EURO 2020 yang mengantarkan pasukan Marco Rossi ke putaran final EURO 2020 menjadi buktinya.

Dalam pertandingan yang dimainkan pada 11 Desember 2020 itu, Dominik Szoboszlai menjadi penentu kemenangan timnas Hungaria dengan mencetak gol pada masa injury time.

x

Check Also

Chiellini

Apa Benar Buyako Saka Dikutuk Chiellini Sehingga Gagal Pinalti

Giorgio Chiellini, Kapten Italia, bisa jadi ikut berperan dalam kegagalan bintang muda Inggris, Bukayo Saka ...