Home > Berita Liga Inggris > Bek MU Ketahuan Pake Aksesoris Ilegal Saat Lawan Leicester City

Bek MU Ketahuan Pake Aksesoris Ilegal Saat Lawan Leicester City

Pada pertandingan Manchester United vs Leicester City dini hari tadi tersaji sebuah kejadian menarik. Bek Manchester United, Axel Tuanzebe terlihat mengenakan smart watch di laga itu.

Manchester United dini hari tadi menjamu Leicester City di pertandingan pekan ke-36 EPL. Pada laga ini, Ole Gunnar Solskjaer melakukan rotasi besar-besaran karena jadwal padat yang mereka jalani.

Axel Tuanzebe adalah salah satu pemain yang diberikan kesempatan bermain di laga ini. Sang bek muda dipasangkan dengan Eric Bailly di jantung pertahanan MU.

Dalam laga ini, para netizen memperhatikan sesuatu yang unik pada Tuanzebe. Sang bek terlihat menggunakan Smartwatch di laga ini.

Pakai Smartwatch

Tuanzebe terlihat menggunakan smartwatch di tangan kanannya dalam laga tersebut.

Kejadian ini memunculkan perdebatan ringan di kalangan fans. Karena FIFA melarang penggunaan aksesoris-aksesoris seperti jam tangan, kalung dan perhiasan yang berpotensi membahayakan pemain lain.

Alhasil banyak netizen yang penasaran mengapa Tuanzebe boleh menggunakan ‘smartwatch’ itu.

Diijinkan FIFA

Dilansir The Sun, alat yang Tuanzebe kenakan itu bukanlah smartwatch melainkan sebuah tracker.

Fungsi dari alat itu adalah untuk mengukur kebugaran sang pemain. Mulai dari denyut jantung hingga tekanan yang dialami sang bek.

Dalam Law of the Game FIFA sendiri sebenarnya melarang penggunaan Smartwatch oleh pemain. Namun para pemain diperbolehkan menggunakan tracker seperti yang digunakan Tuanzebe yang bertujuan untuk mencatat kebugaran, dengan syarat alat itu tidak berbahaya dan memenuhi standard FIFA.

Kalah

Tuanzebe dan Manchester United sendiri kalah di laga tersebut.

Mereka tumbang dari Leicester City dengan skor 2-1.

x

Check Also

Frank Lampard

Frank Lampard Mengaku Senang Pernah Berada Di Chelsea

Inggris – Dipecatnya Frank Lampard dari Chelsea pada pertengahan musim lalu tidak membuat Lampard menyesal ...