Home > Berita Liga Indonesia > Arema FC > Arema FC Resmi Rekrut Pelatih Eduardo Almeida, Begini Sepak Terjangnya

Arema FC Resmi Rekrut Pelatih Eduardo Almeida, Begini Sepak Terjangnya

Malang – Arema FC resmi mendatangkan pelatih kepala asing Eduardo Felipe Arroja Almeida, untuk menangani Singo Edan di kompetisi Liga 1 2021/22.

Meski Eduardo Almeida adalah pelatih asing, namun sebagian pihak meragukan pilihan Arema FC karena sang pelatih gagal menyelamatkan Semen Padang dari degradasi pada Liga 1 2019 lalu.

Namun apakah performa Eduardo Almeida bisa dinilai dari satu momen saja. Apalagi Eduardo Almeida baru tiba di Semen Padang pada pekan ke-20 yang tinggal menyisakan 16 pertandingan lagi. Saat Eduardo tiba, Semen Padang sudah terseok-seok di Liga 1 2019.

Eduardo Almeida yang kini telah mengantongi lisensi UEFA Pro ini mengawali karier sebagai pelatih pada 2001 lalu dengan menjadi asisten pelatih di Benfica U-16.

Setelah itu, Eduardo Almeida berpindah-pindah menjadi asisten pelatih di sejumlah klub, seperti Almeirim U19, Atlético do Cacém, South China AA, Real Sport Clube, dan Associacao de Naval.

Pelatih asal Portugal ini baru menjalani debut sebagai pelatih kepala profesional pada 2008, saat menangani Atletico Cacem.

Sejak saat itu, Eduardo Almeida banyak berpindah dengan menjadi pelatih kepala, mulai dari Portugal, Hongaria, Tanzania, Laos, Malaysia, dan Indonesia.

Baca juga : Sah! Arema FC Rekrut Mantan Pelatih Benfica

Bagi Eduardo Almeida pengalaman pertamanya berkarir di Asia yakni saat menangani South China yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Hongkong.

Menjabat sebagai asisten pelatih, Eduardo Almeida sempat ikut membawa South China meraih gelar juara Liga Premier Hong Kong 2007-2008 dan Hong . . . Gabung . . . Kong League Cup pada musim yang sama.

Pada musim 2013-2014, Eduardo Almeida berhasil menyelamatkan T-Team dari zona degradasi di Liga Super Malaysia. Kala itu, Eduardo Almeida baru masuk di pertengahan musim menggantikan mantan bintang West Ham United, Peter Butler.

Eduardo Almeida juga pernah membawa Lanexang United finish di urutan kedua di kasta tertinggi Liga Laos pada musim 2015.

Lalu pada 2017, Eduardo Almeida kembali berhasil menyelamatkan tim dari degradasi. Kali ini misi penyelamatannya di Melaka United juga berhasil. Namun pada pertengahan musim 2018 ia memutuskan mengundurkan diri.

Kemudian, pada tahun 2018, Eduardo Almeida menangani tim promosi Thai League Ubon UMT. Namun krisis finansial yang dialami klub membuat satu per satu pemainnya pergi, termasuk Eduardo Almeida.

Hingga pada akhirnya di tahun 2019 lalu, Eduardo Almeida pun berkarir di Indonesia dengan menangani Semen Padang. Namun sayangnya ia gagal menyelamatkan Semen Padang dari jurang degradasi.

Karena itu, menjadi menarik melihat bagaimana sepak terjang Eduardo Almeida menangani Singo Edan di Liga 2021/22 mendatang.

x

Check Also

Imbang Lawan Tim Liga 2, Presiden Arema FC Tetap Beri Bonus Rp 150 Juta

Malang – Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, memberi bonus Rp 150 juta meski tim ...