Home > Berita Liga Italia > 9 Fakta Menarik Seria A Musim 2020/21

9 Fakta Menarik Seria A Musim 2020/21

Kompetisi Liga Italia musim 2020/2021 telah berakhir. Inter Milan akhirnya merengkuh gelar Scudetto sejak awal Mei, namun drama tetap hadir pada pekan terakhir.

AC Milan akhirnya berhasil finis di zona Liga Champions. Untuk kali pertama setelah sekian tahun Rossoneri akhirnya kembali tampil di kompetisi elite tersebut.

Juventus juga lolos dari lubang jarum. Kemenangan 4-1 kontra Bologna, dikombinasikan hasil imbang 1-1 Napoli melawan Verona, maka Bianconeri berhak finis di posisi empat besar.

Juventus selamat dari kemungkinan terlempar ke zona Liga Europa. Begitu juga AC Milan yang berhak finis ketiga, setelah mengalahkan tim penghuni posisi kedua, Atalanta, dengan skor 2-0.

Selain, komposisi empat tim teratas yang berhak lolos ke Liga Champions, berikut ini fakta-fakta menarik seputar Liga Italia musim ini, seperti dilansir dari berbagai sumber.

Data dan Fakta

  1. Tak ada kiper yang membuat clean sheet lebih banyak daripada Gianluigi Donnarumma (AC Milan) dan Samir Handanovic (Inter Milan) di Serie A musim 2020/2021, yaitu 14 kali. Tetapi Donnarumma memmbuat 14 penyelamatan lebih banyak dibanding Handanovic (92 berbanding 78).
  2. Dua klub Milan, AC Milan dan Inter Milan, finis di posisi dua teratas di Liga Italia untuk kali pertama sejak 2010/2011.
  3. Romelu Lukaku terlibat langsung dalam terciptanya gol di Serie A lebih banyak dibanding pemain lain pada musim 2020/2021. Perinciannya . . . Gabung . . . 36 laga, 24 gol, dan 11 assist.
  4. Juan Cuadrado membukukan 10 assist di Serie A musim ini, lebih banyak dibanding bek-bek lain. Ini rekor bagi seorang bek Juventus dalam satu musim sejak 2004/2005.
  5. AC Milan menorehkan rekor sepanjang masa terbaru dalam kategori kemenangan tandang di Serie A dalam semusim, sebanyak 16 pertandingan.
  6. AC Milan kembali bermain di Liga Champions untuk kali pertama sejak 2013/2014 (ketika mereka tersingkir di babak 16 besar melawan Atletico Madrid), tujuh musim lalu.
  7. Inter Milan (91 poin) meraih lebih dari 90 poin dalam satu musim untuk kali kedua sepanjang sejarah Serie A. Sebelumnya, mereka pernah membukukan 97 poin pada musim 2006/2007.
  8. Inter Milan mencetak lebih dari 88 gol dalam satu musim Serie A untuk ketiga kali dalam sejarah, setelah musim 1949/1950 dan 1950/1951.
  9. Cristiano Ronaldo menjadi pemain pertama Juventus yang memenangi Capocannoniere (top scorer Serie A) sejak Del Piero pada 2007/2008.
x

Check Also

Laga Pramusim Inter Menang Telak, Hakan Calhanoglu Langsung Cetak Gol

Hakan Calhanoglu langsung menunjukkan performa bagus dengan mencetak gol dalam partai persahabatan yang mempertemukan Inter ...