Home > Berita Liga Indonesia > Wow, Nilai Investasi Untuk RANS Cilegon FC Mencapai Rp 300 Miliar

Wow, Nilai Investasi Untuk RANS Cilegon FC Mencapai Rp 300 Miliar

Jakarta – Artis Raffi Ahmad dan Rudy Salim diketahui telah membeli klub Liga 2, Cilegon United pada Rabu (31/3/2021) lalu, dan mengganti namanya menjadi RANS Cilegon FC.

Meski tidak disebutkan berapa nilai pembelian Cilegon United, namun tota dana yang disiapkan untuk investasi di RANS Cilegon FC mencapai Rp 300 miliar.

RANS Cilegon FC diketahui berencana akan membangun arena olahraga, yang berstandar internasional, dimana di sana akan terdapat lapangan sepakbola, lapangan futsal, skateboard arena, lapangan bulu tangkis, tenis, basket, wall climbing, hingga E-Sports arena.

Di arena yang akan diberi nama RANS Prestige Sportainment tersebut juga akan dilengkapi fasilitas restoran, roof top cafe, cafe bola, dan food court.

Belum diketahui dimana lokasi tepatnya akan dibangun arena tersebut, namun santer kabar menyebutkan di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

“Di atas Rp300 miliar nilai investasi total. Bukan nilai akuisisi klub, tapi untuk infrastruktur penunjang, pembelian tanah, pembangunan gedung dan sebagainya,” kata Rudy Salim yang menjabat sebagai chairman RANS Cilegon FC.

Lebih jauh, Rudy Salim juga tidak menolak kemungkinan RANS Cilegon FC melakukan initial public offering (IPO) di bursa saham, seperti yang telah dilakukan oleh Bali United.

Seperti diketahui, Bali United menjadi klub sepakbola pertama di . . . Gabung . . . Indonesia bahkan Asia Tenggara, yang melepas sahamnya kepada publik, pada 17 Juni 2019 lalu.

Baca juga : RANS Cilegon FC Segera Lakukan Seleksi Pemain

Meski demikian, Rudy Salim mengaku masih fokus kepada membangun RANS Cilegon FC terlebih dahulu dalam hal sistem dan tim.

“Untuk ke depannya, memang tim itu baiknya independen, dari lembaga keuangan atau apa pun sehingga bisa mendapatkan suntikan modal dari publik agar lebih transparan efektif dan efisien. Adalah baik jika satu tim atau perusahaan bisa menuju IPO karena jauh lebih efisien, dan ada komite audit, ada dewan pengawas, itu jauh lebih baik,” jelas Rudy Salim.

“Bukan tidak mungkin, tapi fokus pertama adalah kita akan memperbaiki akar rumput, memperbaiki sistem, dan tentunya secara profesional akan dikembangkan oleh pelatih untuk menemukan pemain-pemain yang baik,” tambahnya.

x

Check Also

Persis Solo Menang Atas PSG Pati Pada Laga Perdana

Solo – Persis Solo berhasil mengawali kompetisi Liga 2 2021 dengan hasil positif setelah menang ...