Home > Berita Liga Inggris > Thomas Tuchel Ungkap Akan Senang Jika Chelsea Kena Sanksi

Thomas Tuchel Ungkap Akan Senang Jika Chelsea Kena Sanksi

Manajer dari ChelseaThomas Tuchel, kini sudah punya banyak pertanyaan tentang bursa transfer pada awal musim 2021/2022 nanti.

Tuchel bahkan sudah berseloroh bahwa dia nantinya akan bahagia jika Chelsea mendapat sanksi larangan transfer. Tuchel kini sudah ditunjuk sebagai manajer baru bagi Chelsea pada Januari 2021 lalu.

Sejauh ini, manajer yang berasal dari Jerman itu telah memainkan 14 laga dalam semua kompetisi dengan hasil yang sangat bagus. The Blues juga belum pernah kalah.

Seperti musim-musim sebelumnya, Chelsea kini sudah dikaitkan dengan banyak pemain.

Tuchel, sebagai manajer, kini juga sudah harus menjawab banyak pertanyaan tentang rumor dari Erling Haaland atau Sergio Aguero dalam bursa transfer.

Baca Juga : Berhasil Bangkitkan Chelsea Kembali, Thomas Tuchel Dapat penghargaan Pelatih Terbaik

Chelsea Kena Sanksi Saja deh!

Tuchel juga sudah sempat meminta jurnalis untuk banyak-banyak membaca buku daripada membaca rumor transfer.

Namun, pernyataan itu juga tidak cukup untuk meredam masifnya pemberitaan tentang rencana dari The Blues dalam bursa transfer nanti.

Tuchel sendiri juga sudah tidak ingin pusing dengan bursa transfer. Eks pelatih dari PSG tersebut juga sudah mengaku cukup puas dengan skuad yang saat ini dia miliki di Chelsea pada musim 2020/2021 ini.

“Sejujurnya, jika kami memiliki sanksi larangan transfer besok, saya akan menjadi pelatih yang bahagia musim depan,” . . . Gabung . . . kata Tuchel dikutip dari Goal International.

“Jadi kami dapat mendorong tim ini ke batas dan level berikutnya, seperti yang kami lakukan. Tapi saya punya ide, tentu saja, saya punya ide bagaimana meningkatkan tim ini mungkin,” tegas Tuchel.

Sangat Sulit

Thomas Tuchel kini juga ingin membawa pemain baru. Sebab, dia sama sekali belum membawa pemain baru ke Chelsea.

Namun, Tuchel kini juga sudah merasa membawa pemain baru bukan sebuah perkara mudah. Bukan tentang uang, tapi kondisi skuad yang ada.

“Ini sangat, sangat sulit. Sebab, pertama-tama, kami memiliki grup yang sangat kuat dengan ikatan yang kuat, yang berarti kami membutuhkan karakter yang sangat baik,” kata Tuchel

“Kami memiliki orang-orang top di ruang ganti, dan saya tidak akan mengizinkan siapa pun untuk merusaknya dan memiliki pengaruh buruk di sana. Ini tidak seperti teka-teki di mana Anda mengambil sepotong dan memasukkan potongan berikutnya. Ini adalah situasi yang kompleks, setiap bursa transfer,” tegas Tuchel.

x

Check Also

Josep Guardiola

Rencana Guardiola Jika Kontraknya Dengan Manchester City Sudah Habis

Manchester – Josep Guardiola sudah melatih Manchester City sejak tahun 2016 lalu, dan mempersembahkan banyak ...