Home > Berita Liga Indonesia > Soal Wacana Penonton di Liga 1, Ketum PSSI : Penonton Harus Divaksin Atau Swab

Soal Wacana Penonton di Liga 1, Ketum PSSI : Penonton Harus Divaksin Atau Swab

Jakarta – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengkaji kemungkinan Liga 1 2021 dengan menghadirkan penonton.

Menurut Mochamad Iriawan, bukan tidak mungkin untuk memperbolehkan hadirnya penonton dalam jumlah yang terbatas pada kompetisi Liga 1 2021 mendatang.

Karena Liga 1 2021 digelar pada masa pandemi Covid-19, maka tentu saja penerapan protokol kesehatan yang ketat akan dilakukan bila penonton diperbolehkan datang

“(Masih rapat) Termasuk wacana dengan penonton terbatas. Jadi nanti bisa di-prokes (protokol kesehatan) nya, kami minta (masukan) ke Kemenkes, (misal) penonton harus divaksin tapi kalau masuk (tetap) harus di-swab antigen atau GeNose,” kata Mochamad Iriawan.

Pria yang biasa disapa dengan nama Iwan Bule ini menambahkan, keselamatan masyarakat tetap harus diutamakan. Karena itu, komunikasi dengan pihak-pihak berwenang akan terus dilakukan utuk meminta masukan terkait pelaksanaan kompetisi yang aman.

“Kita sedang melakukan rekomendasi dulu ke Satgas Covid, Kemenpora, Kemenkes, setelah itu keluar (hasil), seminggu setelah jalan kita akan jalan . . . Gabung . . . manajer meeting dan survey stadion. Yang penting rekomendasi dari stakeholder tiga ini baru kita ajukan ke kepolisian,” jelasnya.

Selain itu, PSSI juga merencanakan agar kompetisi Liga 1 2021 digelar di Pulau Jawa untuk menghindari penyebaran Covid-19.

“Sarana dan prasarana ada kita akan sentralkan di Jawa, tapi berputar misalnya di Jawa Barat, istirahat (bisa) di Jateng, Jatim, Banten, tergantung mereka di mana saja mendapatkan pertandingannya,” ucap Iwan Bule.

“Ini masukan dari klub-klub juga, clear kan kemarin Piala Menpora bisa ter-cover di mana saja,” sambungnya.

x

Check Also

Persis Solo Menang Atas PSG Pati Pada Laga Perdana

Solo – Persis Solo berhasil mengawali kompetisi Liga 2 2021 dengan hasil positif setelah menang ...