Home > Berita Liga Indonesia > PSM Makassar > Soal Tudingan Bermain Keras, Ini Penjelasan Pelatih PSM

Soal Tudingan Bermain Keras, Ini Penjelasan Pelatih PSM

Yogyakarta – Pelatih PSM Makassar Syamsuddin Batola mencoba memberikan penjelasan soal tudingan permainan kasar yang selalu diterapkan tim PSM selama turnamen Piala Menpora 2021.

Tudingan tersebut muncul setelah tim Juku Eja mengantongi 10 kartu kuning dalam 4 laga yang telah mereka jalani sejauh ini di turnamen Piala Menpora 2021.

Pasukan Ramang tercatat telah melakukan 50 kali pelanggaran dalam 4 laga, atau rata-rata 12 kali pelanggaran di tiap pertandingannya.

Terkait hal ini, Syamsuddin Batola menjelaskan bahwa dirinya tidak menginstruksikan para pemain PSM untuk bermain keras di Piala Menpora 2021.

Namun menurut Batola, permainan keras memang menjadi ciri khas dari tim PSM, tapi tetap mengindahkan fairplay.

“Saya pikir itulah ciri khas dari PSM Makassar yang memang selalu bermain keras tapi tetap dalam koridor fairplay,” kata Syamsuddin Batola dalam sesi jumpa pers, Rabu (14/4/21).

“Sebagai orang Makassar dan apalagi pemain saya lokal semua itu yang membuat anak-anak . . . Gabung . . . bermain sangat semangat,” lanjut Batola.

Mengenai laga melawan Persija Jakarta pada semifinal leg pertama nanti, Batola mengungkapkan bahwa para pemainnya sangat termotivasi untuk meladeni Persija, dengan membawa slogan ‘ewako’ sebagai karakter tim PSM.

“Seperti yang dikatakan oleh kapten kami, yaitu ‘Ewako’ itulah yang membuat semangat para pemain terpacu untuk melawan mereka,” ujar Syamsuddin Batola.

Laga leg pertama semifinal Piala Menpora 2021 antara PSM Makassar vs Persija Jakarta akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/4/21) mulai pukul 20.30 WIB.

x

Check Also

PSM Makassar Didesak Untuk Menyelesaikan Tunggakan Gaji Pemain

Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) mendesak agar PSM Makassar segera menyelesaikan masalah tunggakan ...