Home > Berita Liga Indonesia > Persebaya Surabaya > Satria Tama Terharu Dikaruniai Anak Pertama

Satria Tama Terharu Dikaruniai Anak Pertama

Surabaya – Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Satria Tama Hardiyanto, tidak bisa membendung air mata karena terharu setelah anak pertamanya lahir dengan selamat pada Kamis (15/4/2021) pagi WIB.

Kiper berusia 24 tahun itu telah resmi menyandang status sebagai seorang ayah setelah menemani sang istri, Aisyah Ayuningtyas, yang melahirkan buah hati pertama mereka, yang berjenis kelamin laki-laki.

Setelah Persebaya Surabaya tersingkir di babak perempat final setelah kalah 2-3 dari Persib Bandung pada Minggu (11/4/2021) lalu, tim Bajul Ijo langsung kembali ke Surabaya pada Senin (12/4/2021).

Baca juga : Pelatih Kiper Persebaya Puji Performa Satria Tama

“Setelah tim pulang dari Jogja, saya malamnya langsung antar istri untuk kontrol. Dari situ dokter bilang kalau kemungkinan bayinya lahir pada minggu ini,” kata Satria Tama, Jumat (16/4/2021).

“Lalu hari Rabu saya memutuskan ajak istri swab PCR untuk persyaratan. Alhamdulillah tepat hari Kamis jam 08.05 lahir anak laki-laki kami,” lanjutnya.

Satria Tama mengaku perasaannya campur aduk saat menunggu istrinya bersalin.

“Rasanya sudah gak bisa dijelaskan. Bahagia, takut, . . . Gabung . . . haru sudah campur jadi satu. Karena ini pengalaman pertama saya. Alhamdulillah putra saya lahir tanpa kekurangan suatu apa pun,” lanjutnya.

Putra pertama Satria Tama lahir dalam kondisi sehat dengan berat 3,3 kilogram.

“Namanya Ibrahim Shaquille Thabrani Hardiyanto. Saya ambil dari nama Nabi, ahli hadits dari bahasa Arab dan nama ayah saya. Yang artinya pemimpin yang baik, tampan dan berilmu,” jelas Satria Tama.

“Lewat nama itu kami berharap anak kami menjadi anak laki-laki yang bisa memimpin terutama untuk diri sendiri dan berguna untuk sekitarnya dengan mempunyai akhlak yang baik dan berilmu,” harapnya.

x

Check Also

Bek Asing Persebaya Bandingkan Inggris dan Indonesia Melihat Pandemi Covid-19

Surabaya – Bek asing Persebaya Surabaya, Alie Sesay, mencoba untuk membandingkan bagaimana Inggris dan Indonesia ...