Home > Berita Liga Champions > Real Madrid Tak Akan Terima Bonus Walau Juara Liga Champions

Real Madrid Tak Akan Terima Bonus Walau Juara Liga Champions

Skuad Real Madrid meskipun nantinya sukses menjadi juara Liga Champions, mereka tetap dipastikan tidak akan menerima bonus.

Kondisi pandemi COVID-19 memang sangat memberikan pengaruh pada berbagai sektor industri di dunia, tak terkecuali industri sepak bola. Tak sedikit klub yang mengalami kerugian karena tak mampu mendatangkan penonton ke stadion.

Padahal sektor penjualan tiket, merupakan salah satu sumber pendapatan klub sepak bola yang paling besar. Beberapa klub besar Eropa pun tak luput dari krisis ekonomi yang menyerang dunia ini, tak terkecuali Real Madrid.

Baca Juga : Zidane Senang Eden Hazard Comeback Dan Tampil Impressif

Real Madrid bahkan harus rela tidak membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas 2020 dan musim dingin 2021. Ditambah lagi, Los Blancos musim lalu menerapkan pemotongan gaji dan peniadaan bonus saat skuad mereka yang meraih gelar juara Liga Spanyol. Rencana tersebut rupanya akan dilakukan lagi pada musim ini mengingat kondisi keuangan klub yang masih belum stabil.

Dilansir dari Marca, Real Madrid akan kembali meniadakan pemberian bonus kepada seluruh pemain. Padahal, para pemain Real Madrid berkesempatan meraih bonus yang besar pada musim ini.

Striker Real Madrid, Karim Benzema, merayakan gol yang dicetak ke gawang Cadiz dalam laga Liga Spanyol di Stadion Ramon de Carranza, Rabu (21/4/2021).

Hal ini disebabkan, anak-anak asuh Zinedine Zidane itu masih bermain di Liga Champions dan berpeluang menjadi juara Liga Spanyol. Sampai sekarang pun Real Madrid sebenarnya telah menerima pendapatan sebesar 100 juta euro (sekitar Rp1,76 triliun) karena mencapai . . . Gabung . . . babak semifinal Liga Champions 2020-2021.

Kalau saja Real Madrid sukses menjuarai Liga Champions, Luka Modric dkk, akan menerima hadiah sebesar 115 juta euro (sekitar Rp2,02 triliun).

Sayangnya, anggaran klub yang berkurang 300 juta euro (setara dengan Rp5,27 triliun) membuat ekonomi Real Madrid semakin tercekik. Sehingga, Presiden Real Madrid, Florentino Perez, memutuskan untuk tidak memberikan bonus kepada para pemainnya jika berhasil menjadi juara Liga Champions.

Real Madrid sebenarnya juga sempat menerapkan pemotongan gaji sebesar 10 persen meskipun tidak semua pemain sepakat. Martin Odegaard, Luka Jovic, dan Luka Modric menjadi pemain-pemain yang saat ini sudah menyepakati pemotongan gaji sebesar 10 persen.

Pemain Real Madrid merayakan gol yang dicetak Toni Kroos ke gawang Valencia dalam laga pekan ke-23 Liga Spanyol 2020-2021.

Selain anggaran tim yang berkurang, Real Madrid juga mengalami kerugian sebesar 40 juta euro atau sekitar Rp702,35 miliar akibat dari tidak bolehnya para suporter untuk membeli tiket dan menonton pertandingan Real Madrid di Liga Champions dengan hadir ke stadion.

Kini Real Madrid berharap kondisi bisa normal lagi dan para penonton bisa kembali ke stadion Santiago Bernabeu yang sudah direnovasi.

x

Check Also

Menangi Liga Champions, N’Golo Kante Justru Ogah Cium Trofi

Jakarta – Chelsea berhasil memenangkan trofi Liga Champions musim ini setelah mengalahkan Manchester City dengan ...