Home > Berita Liga Indonesia > Protokol Kesehatan Ketat, Klaster Piala Menpora Tidak Terjadi

Protokol Kesehatan Ketat, Klaster Piala Menpora Tidak Terjadi

Jakarta – Piala Menpora 2021 saat ini akan memasuki babak perempat final. Sejak digelar di empat kota mulai 21 Maret lalu, kini sudah 7 tim yang memastikan diri lolos ke babak 8 besar.

Ketujuh tim tersebut yakni PSIS Semarang, Barito Putera, Persija Jakarta, PSM Makassar, Persib Bandung, Bali United, dan Persebaya Surabaya.

Turnamen ini juga masih menyisakan dua partai lagi di babak penyisihan Grup C, yaitu antara Persela Lamongan vs Persik Kediri, dan PSS Sleman vs Persebaya Surabaya, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (7/4/2021).

Kabar gembira lainnya adalah turnamen yang awalnya oleh beberapa pihak dianggap akan menimbulkan klaster baru bagi penyebaran Covid-19 ternyata sejauh ini tidak terjadi.

Hal ini karena Organizing Committee (OC) Piala Menpora 2021 telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat sejak kick off pada 21 Maret lalu.

“Alhamdulillah, ketakutan sepak bola jadi klaster COVID-19 tidak terjadi. Setidaknya sampai jelang perempat final ini. Kami melakukan tes swab setiap hari pertandingan kepada semua yang terlibat. Alhamdulillah clear ya,” kata Ketua OC Piala Menpora, Akhmad Hadian Lukita, Selasa (6/4/2021).

“Dari OC, kami juga menerapkan sistem semi bubble, di mana di hotel tim kami menerapkan protokol kesehatan ketat. Kami pastikan semua alur pergerakan orang tercatat, sebagai upaya preventif dan mudah di kemudian hari melakukan tracking dan tracing. Di stadion pun serupa, betul-betul yang masuk adalah yang sudah clear dengan hasil negatif di tes swab,” jelas Akhmad Hadian.

“Protokol kesehatan lainnya seperti higienitas semua area stadion. Tidak berkerumun dan lain-lain mampu dijalankan karena ada kesadaran semua pihak,” lanjutnya.

Meski demikian, Akhmad Hadian mengakui masih ada beberapa hal di dalam penyelenggaraan Piala Menpora 2021 yang harus diperbaiki dan dievaluasi.

“Memang tidak sempurna, tapi perlu diberi catatan khusus bahwa ini pertama kali kami menggelar turnamen sepak bola profesional di masa pandemi COVID-19 dengan situasi yang berbeda dari sebelumnya. Dari proses praturnamen, alhamdulillah berjalan lancar. Setelah perizinan keluar, kami langsung bergerak menyiapkan semua,” ucap Akhmad Hadian.

“Alhamdulillah, kerja keras OC dibantu LOC, kerja sama seluruh tim peserta, dan perangkat pertandingan, serta dukungan positif dan komitmen para suporter yang mau bersabar tidak ke stadion setidaknya memberikan harapan bahwa kita bisa membuktikan bahwa ada modal menuju kompetisi,” sambungnya.

“Venue di Solo, Malang, Bandung, Sleman sejauh ini cukup baik dan siap menggelar pertandingan. Catatan minus pasti ada, tapi minor saja dan masuk dalam upaya perbaikan ke depannya,” pungkasnya.

x

Check Also

Dewa United Makin Beraroma Persib Bandung

Tangerang – Klub Liga 2, Dewa United FC, terus bergerak mempersiapkan timnya menjelang akan digulirkannya ...