Home > Prediksi Bola > Prediksi Sassuolo VS AS Roma, Serie A, 3 April 2021

Prediksi Sassuolo VS AS Roma, Serie A, 3 April 2021

Sassuolo akan menjamu AS Roma pada pekan ke-29 Serie A Italia 2020/21, Sabtu (3/4/21), di Mapei Stadium. Tim tamu sepertinya bakal dituntut tampil sempurna jika menargetkan kemenangan di laga nanti.

Berikut adalah Prediksi dari laga yang akan mempertemukan Sassuolo VS AS Roma, Serie A, 3 April 2021.

Pasalnya, jika tampil tak efektif dan banyak ceroboh, Giallorossi terancam kehilangan tiga poin seperti di laga terakhirnya.

Berkutat dengan Hasil Minor

Sassuolo masih lebih banyak menorehkan hasil minor belakangan ini. Mereka hanya meraih empat kemenangan di 16 laga terakhir (W4, D5, L7); sehingga masih berada di peringkat delapan klasemen sementara Serie A.

Laga nanti bakal menjadi harapan Sassuolo untuk menemukan momentum positifnya. Pasalnya, pada laga terakhir, mereka dikalahkan oleh salah satu calon degradasi, Torino (2-3).

Hasil itu terbilang mengecewakan, karena Neroverdi sebenarnya unggul terlebih dulu pada babak pertama.

Sassuolo sendiri adalah tim yang diuntungkan jika telah menemukan momentum positifnya. Ketika sanggup menjaganya, mereka cenderung semakin buas.

Ini terlihat dalam delapan laga pembuka awal musim ini, dimana mereka tak terkalahkan dan mayoritas diiringi keberhasilan mencetak 2+ gol.

Terlepas dari hasil terakhir, tim asuhan Roberto De Zerbi tetap perlu mencari keunggulan dua gol di tengah laga agar kans kemenangannya tetap lebih aman. Sejauh ini, mereka hampir selalu menang jika bisa melakukan hal tersebut.

Kans kemenangan Sassuolo pun bakal ditentukan oleh seberapa tajam mereka nanti. Dalam laga liga domestik, Francesco Caputo dan Domenico Berardi menjadi striker terproduktif; dimana masing-masing telah menciptakan sepuluh gol. Keduanya bakal menjadi ancaman utama di depan gawang Sassuolo.

Upaya Temukan Tren Positif

AS Roma bakal datang ke laga ini dengan harapan menemukan kembali streak positifnya. Pasalnya, dalam sepuluh laga terakhir, mereka cukup banyak berkutat dengan kekalahan (W5, D1, L4).

Tiga dari empat kekalahan terakhirnya diterima kala bertemu Juventus (0-2), AC Milan (1-2), dan Napoli (0-2).

Ketiga hasil itu sebenarnya wajar karena sang lawan sedang berada dalam performa terbaiknya, namun membuat Giallorossi turun ke peringkat keenam.

Untuk bisa menekuk Sassuolo, Roma harus disiplin di belakang. Chris Smalling dkk, masih sering terlambat melakukan track-back serta gagal membuat intercept, sehingga kerap mudah ditembus lawan.

Rekor defensif Roma tergolong buruk, terutama di antara penghuni sepuluh besar Serie A saat ini. Mereka sudah kebobolan 42 gol di liga, dan tujuh gol di sembilan laga Liga Europa.

Kondisi ini bakal menjadi salah satu hal yang bisa mengancam peluang kemenangannya, apalagi jika kebobolan terlebih dulu.

Punya Banyak Sumber Ketajaman

Selain tampil solid dalam bertahan, Roma harus memastikan produktivitasnya bisa berjalan dengan lancar jika ingin memenangkan laga nanti.

Ini adalah kekuatan dan potensi terbesar mereka, karena tak hanya bergantung kepada satu pemain saja untuk mencetak gol.

Dalam 10 kemenangan terakhir, Roma tidak terlalu dirugikan dengan performa naik-turun Edin Dzeko.

Pasalnya, Paulo Fonseca memiliki Henrikh Mkhitaryan, Borja Mayoral, serta Jordan Veretout; yang rajin menjadi penyumbang gol.

Mkhitaryan ialah pemain yang sangat versatile di lini depan. Gelandang serang asal Armenia ini mencetak 11 gol dari 24 laga terakhir.

Di samping itu, Borja punya kecepatan yang dapat mendisorganisasi barisan pertahanan lawan. Borja . . . Gabung . . . bahkan jadi pahlawan lolosnya Roma ke babak delapan besar Liga Europa.

Sedangkan, Veretout musim ini benar-benar menjadi senjata kejutan. Berkat kapasitasnya sebagai algojo penalti dan penembak jarak jauh, pemain asal Prancis itu menciptakan 11 gol sejauh musim ini.

Jumlah tersebut jadi rekor terbaik sepanjang kariernya, dan ancaman sang gelandang bakal datang di saat yang tak terduga.

Dituntut Tampil Sempurna

AS Roma harus tampil sempurna untuk bisa meraih kemenangan. Ketajaman trisula lini depan, serta lini belakangnya, harus memenuhi ekspektasi.

Sebaliknya, jika melakukan banyak kecerobohan, mereka tampaknya hanya akan bermain imbang seperti pada pertemuan pertama dengan Sassuolo.

Prediksi Susunan Pemain:

Sassuolo : A. Consigli; J. Toljan, G. Ferrari, Marlon, Rogério, F. Magnanelli, F. Đuričić, Pedro Obiang, F. Caputo, G. Defrel, D. Berardi.

Manager : R. De Zerbi.

AS Roma : Pau López; L. Spinazzola, R. Karsdorp, G. Mancini, Ibañez, B. Cristante, L. Pellegrini, A. Diawara, E. Džeko, Pedro, S. El Shaarawy.

Manager : Paulo Fonseca.

Berikut Statistik Kedua Tim Di Bawah Ini :

H2H Sassuolo vs AS Roma

06/12/20 SEA AS Roma 0-0 Sassuolo
02/02/20 SEA Sassuolo 4-2 AS Roma
15/09/19 SEA AS Roma 4-2 Sassuolo
19/05/19 SEA Sassuolo 0-0 AS Roma
27/12/18 SEA AS Roma 3-1 Sassuolo

5 Laga Terakhir Sassuolo

17/03/21 SEA Torino 3-2 Sassuolo
13/03/21 SEA Sassuolo 3-2 Hellas Verona
07/03/21 SEA Udinese 2-0 Sassuolo
04/03/21 SEA Sassuolo 3-3 Napoli
21/02/21 SEA Sassuolo 1-1 Bologna

5 Laga Terakhir AS Roma

22/03/21 SEA AS Roma 0-2 Napoli
19/03/21 UEL Shakhtar Donetsk 1-2 AS Roma
14/03/21 SEA Parma 2-0 AS Roma
12/03/21 UEL AS Roma 3-0 Shakhtar Donetsk
07/03/21 SEA AS Roma 1-0 Genoa
x

Check Also

Prediksi Mesir vs Spanyol, Olimpiade 2020, 22 Juni 2021

Timnas Mesir dan Timnas Spanyol dari Grup C akan bertarung di pertandingan pembuka cabor sepak ...