Home > Berita Liga Champions > Kok Bisa Real Madrid Kebal Hukuman Dari UEFA?

Kok Bisa Real Madrid Kebal Hukuman Dari UEFA?

UEFA mempunya rencana untuk memberi hukuman larangan tampil di pentas Eropa kepada klub raksasa Spanyol, Real Madrid. Misalkan hal tersebut sampai terjadi, mereka kemungkinan bisa digugurkan secara otomatis dalam ajang Liga Champions musim ini.

Los Merengues termasuk satu dari empat klub yang mampu melaju hingga ke babak semifinal musim ini. Hal tersebut bisa dicapai setelah mereka mengalahkan Liverpool di babak perempat final dengan agregat skor 3-1. Real Madrid di babak semifinal akan dipertemukan dengan Chelsea yang sukses menyingkirkan wakil Portugal, FC Porto. Pertemuan pertama antara kedua tim rencananya digelar pada Rabu (28/4/2021) mendatang.

Sekarang pertandingan tersebut terancam batal digelar. Dikarenakan Real Madrid sedang menjadi sorotan belakangan ini karena kapasitasnya dalam kompetisi kontroversial, European Super League.

Baca Juga : UEFA Dendam, Berusaha Cari Celah Hukum Madrid Dan Juventus

Rencana UEFA

Florentino Perez, yang juga dikenal sebagai inisiator European Super League, sekarang menjabat sebagai presiden Real Madrid. Mereka wajib bertahan jika tak mau dijadikan sebagai bahak olok-olokan. Perez sendiri memiliki rasa kepercayaan yang tinggi kalau European Super League bakal diselenggarakan suatu hari nanti. Sesuatu yang tidak disenangi oleh presiden UEFA, Aleksander Ceferin.

Lantas UEFA berniat menjatuhkan hukuman berat kepada Real Madrid dan lima klub yang tersisa. Salah satunya adalah pelarangan tampil di semua ajang Eropa termasuk Liga Champions. Awalnya, perkiraan banyak orang jika hukuman tersebut baru akan berlaku musim depan. Namun tidak, UEFA berencana mengaktifkan hukumannya pada musim ini. Yang artinya, Real Madrid akan tersingkir secara otomatis dari Liga Champions.

Bisa Banding dan Berpeluang Menang

Hukuman tersebut secara prakteknya masih bisa dilakukan. Namun UEFA tidak memiliki kekuatan hukum untuk melakukannya. Beberapa ahli dalam hukum olahraga mengkonfirmasi pada Marca kalau Real Madrid tidak menyalahi regulasi kompetisi.

Sehingga kalau hukuman dipaksakan, Real Madrid bisa mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS). Karena landasan kekuatan hukumnya tidak besar, maka banding Los Merengues dapat diterima dan lolos dari sanksi.

Chelsea sendiri juga sempat terlibat dalam European Super League bersama lima klub raksasa Inggris lainnya. Namun, the Blues menjadi tim terakhir dari ‘big six’ yang menarik diri dari kompetisi tersebut pada Rabu (21/4/2021) lalu.

x

Check Also

Guardiola

Guardiola Buka Suara Soal Kekuatan Chelsea Musim Ini

London – Manchester City sejauh ini selalu kalah saat menghadapi Chelsea-nya Thomas Tuchel. Manajer Man ...