Home > Berita Liga Eropa > Fakta Dan Pembelajaran Dari Pertandingan Manchester United vs Granada

Fakta Dan Pembelajaran Dari Pertandingan Manchester United vs Granada

Manchester United menang 2-0 atas Granada pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Europa. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Old Trafford, Jumat (16/4/2021) dini hari WIB. Manchester United membuka skor lewat gol Edinson Cavani pada menit ke-6. Setelah itu mereka memperbesar keunggulan berkat gol bunuh diri Jesus Vallejo pada menit 90+1.
Hasil itu memastikan MU lolos ke semifinal Liga Europa dengan keunggulan agregat 4-0. Setan Merah sebelumnya juga menang 2-0 di leg pertama.

Solskjaer Raja Semifinal

Kemenangan atas Granada mengantarkan Manchester United ke semifinal Liga Europa. Mereka akan menghadapi AS Roma di babak empat besar. Ini merupakan semifinal kelima Ole Gunnar Solskjaer sejak diangkat menjadi pelatih Setan Merah. Tapi sayang, Solskjaer punya catatan buruk saat memimpin Man United berlaga di babak semifinal.
Dia belum pernah membawa timnya mencapai final. Bersama United, Solskjaer sudah empat kali gagal pada babak semifinal.

Cavani Kembali Cetak Gol

Edinson Cavani membuka gol pembuka Manchester United pada menit ke-6. Mendapat umpan sundulan Paul Pogba, Cavani membobol gawang Granada dengan tendangan voli kaki kiri. Gol itu menjadi yang kedua buat Cavani dalam dua pertandingan terakhirnya. Sebelumnya dia juga mencetak satu gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam ajang Premier League.
Sekarang Cavani total sudah mengoleksi sembilan gol untuk Manchester United. Torehan itu dicatatkannya dalam 30 pertandingan.

Solskjaer Sudah Belajar dari Kesalahan

Pada pertandinganmelawan PSG di Liga Champions pada awal musim ini, Ole Gunnar Solskjaer membiarkan Fred di lapangan setelah sang gelandang mendapat kartu kuning. Hal yang tak terhindarkan terjadi dan pemain Brasil itu mendapat kartu merah dan Manchester United akhirnya kalah. Hal serupa pun juga terjadi pada pertandingan melawan Granada.
Paul Pogba mendapat kartu kuning pada menit ke-17 pertandingan setelah mendorong tangannya ke muka German Sanchez. Tidak ingin kesalahan sebelumnya terulang, Solskjaer kemudian mengganti Pogba pada tengah babak dan memasukkan Donny van de Beek.

MU Bertemu Mantan Pemain

Setelah menyingkirkan Granada, Manchester United melaju ke semifinal Liga Europa. Mereka selanjutnya akan menghadapi AS Roma di babak ini. Duel di semifinal ini juga jadi ajang reuni buat pihak yang terlibat. Setan Merah akan bertemu dengan dua bekas pemainnya, Henrikh Mkhitaryan dan Chris Smalling yang sekarang memperkuat Roma.
Kedua pemain itu sebelumnya menjadi starter saat Manchester United menjuarai Liga Europa pada 2017. Mkhitaryan bahkan mencetak gol kedua Setan Merah di pertandingan final melawan Ajax Amsterdam.

MU Clean Sheet Lagi

Lini pertahanan Manchester United menunjukkan kinerja bagus melawan Granada. Alhasil, Setan Merah bisa menutup pertandingan tanpa kebobolan Artinya, MU sudah tidak pernah kebobolan dalam tiga pertandingan terakhirnya di Liga Eropa. Sebelumnya, Bruno Fernandes dkk menang 2-0 di markas Granada dan menang 1-0 di kandang AC Milan.
Ini pertama kalinya Manchester United memenangi tiga pertandingan knockout beruntun tanpa kebobolan di sebuah kompetisi antarklub Eropa sejak April 2008.

x

Check Also

Kebiasaan Arsenal Selalu Lebih Bagus Pada Turnamen Piala Daripada Liga

Langkah Arsenal ke semifinal Liga Europa 2020/21 membuktikan satu hal. Tim Mikel Arteta punya kebiasaan ...