Home > Berita Bola > Eks Barcelona Kecam Upaya Presiden Real Madrid Ciptakan ESL

Eks Barcelona Kecam Upaya Presiden Real Madrid Ciptakan ESL

Madrid – Mantan punggawa Barcelona Rivaldo mengecam keputusan Presiden Real Madrid Florentino Perez untuk menggelar European Super League (ESL) karena merasa kompetisi itu tak cuma sebagai simbol rasa tidak hormat pada tim-tim La Liga lainnya tapi juga bisa bikin kacau dunia sepak bola ke depannya.

Perez

Rivaldo mengatakan perbuatan Perez itu merupakan simbol rasa tidak hormatnya pada klub lain, khususnya di Spanyol yang sedang kekurangan uang. Selain itu proyek tersebut juga bisa berefek negatif pada para pemain yang berpartisipasi di dalamnya.

“Presiden Real Madrid adalah salah satu penyelenggara dan pembicara utama dalam mempertahankan liga baru, tetapi ia hanya mengatakan apa yang ia katakan karena memimpin klub yang kuat seperti Madrid dan sadar bahwa ia mungkin menghasilkan lebih banyak uang di Liga Super ini, tetapi itu tidak menghormati klub lain di Spanyol seperti Sevilla atau Valencia yang sering membutuhkan uang hadiah UEFA untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” ujarnya pada Betfair, via Mirror.

“Ia menciptakan perang dengan FIFA dan UEFA dan organisasi sedang mempertimbangkan untuk melarang beberapa pemain dari kompetisi mereka yang berarti bahwa tim internasional mungkin memainkan EURO atau Piala Dunia tanpa beberapa bintang terbesar mereka karena mereka bermain untuk beberapa klub yang terlibat dalam Liga Super baru,” ucapnya.

Lebih lanjut, Rivaldo juga mengklaim bahwa . . . Gabung . . . proyek European Super League ini bisa menimbulkan kekacauan dalam dunia sepak bola. Maka dari itu ia termasuk dalam golongan pihak yang tak setuju ESL itu digelar.

Baca Juga : Giliran AC Milan Mundur Dari European Super League

“Ini mungkin mengubah sepak bola kami menjadi kekacauan dan itulah mengapa saya menolak kemungkinan ini terus berlanjut. Ada banyak orang yang menentangnya termasuk manajer dan pemain klub yang terlibat yang menunjukkan betapa kontroversialnya langkah yang diusulkan ini,” serunya.

Lebih lanjut, Rivaldo mengatakan kompetisi ESL tidak perlu ada. Pasalnya kompetisi Liga Champions sekarang ini sudah bagus formatnya.

“Bagi saya, kompetisi UEFA terorganisir dengan baik dan mendistribusikan cukup uang untuk membantu klub, tapi tentu saja, beberapa klub besar menginginkan lebih. Secara pribadi, saya melihat ini sebagai rasa tidak hormat yang besar bagi lawan, penggemar, dan seluruh dunia sepak bola,” cetus Rivaldo. (Edy – satupedia.com)

x

Check Also

thomas tuchel2

Thomas Tuchel Tidak Setuju Piala Dunia 2 Tahun Sekali Karena Kasihan Para Pemainnya

London – Piala Dunia direncanakan akan digelar dua tahun sekali. Hal tersebut mendapatkan komentar dari ...