Home > Berita Liga Indonesia > Sriwijaya FC > Demi Menarik Sponsor, Sriwijaya FC Berharap Kub Liga 2 Bisa Rekrut Pemain Asing

Demi Menarik Sponsor, Sriwijaya FC Berharap Kub Liga 2 Bisa Rekrut Pemain Asing

Palembang – Klub Liga 2 Sriwijaya FC berharap agar PSSI bisa menubah regulasinya agar klub-klub Liga 2 bisa mendatangkan pemain asing.

Menurut bos Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, kehadiran pemain asing sangat penting untuk menaikkan nilai jual dan menarik sponsor.

“Dalam rangka meningkatkan nilai jual dan menarik sponsor, kami harapkan diperbolehkan penggunaan pemain asing,” kata Hendri Zainuddin, Selasa (6/4/21).

Bahkan untuk maksud tersebut, Sriwijaya FC mengirim surat resmi kepada PSSI dengan nomor 44/PT.SOM- SFC/IV/2021 yang ditandatangani oleh Hendri Zainuddin.

Menurut Hendri Zainuddin, setidaknya tiap klub Liga 2 bisa diperbolehkan paling tidak memiliki minimal 2 pemain asing.

Baca juga : Berlabuh di Sriwijaya FC, Eks Pelatih Persela Berikan Alasan Ini

“Tentu kami berharap permintaan bisa dipenuhi, sehingga membuat klub-klub Liga 2 bisa lebih mudah memikat sponsor,” ujar Hendri Zainuddin.

Sementara itu, hingga saat ini Sriwijaya FC masih disibukkan dengan persiapan tim menjelang digulirkannya Liga 2 2021, termasuk mendatangkan sejumlah pemain baru.

Belum lama ini, manajemen Sriwijaya FC telah meresmikan empat pemain baru, dimana dua di antaranya adalah penjaga gawang.

Mereka adalah Hendra Molle dan Rizki Darmawan yang berposisi sebagai kiper, Dedi Hartono, dan Valentino Telaubun.

Dedi Hartono, Hendra Molle dan Rizki Darmawan, sudah bergabung bersama tim sejak Selasa (6/3/2021) kemarin, sedangkan mantan bek Persipura, Valentino Telaubun latihan perdana pada Rabu (7/4/21).

Selain itu, Silvio Escobar, pemain yang memperkuat Persiraja Banda Aceh di Piala Menpora 2021, juga dikabarkan akan bergabung bersama Sriwijaya FC.

x

Check Also

Kiper Sriwijaya FC Perdalam Ilmu Agama di Tengah Ketidakpastian Kompetisi

Palembang – Kiper Sriwijaya FC, Imam Arief Fadillah, dirinya sudah mulai merasa jenuh dengan ketidakjelasan ...