Home > Berita Liga Spanyol > Simeone Tak Masalah Dengan Selebrasi Kontroversi Pemain Muda Atletico

Simeone Tak Masalah Dengan Selebrasi Kontroversi Pemain Muda Atletico

Murid Cristiano Ronaldo, Joao Felix, melakukan selebrasi yang berujung kontroversi, namun pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, justru mengaku senang.

Atletico Madrid menjalani laga pekan ke-25 Liga Spanyol 2020-2021 dengan bertandang ke kandang Villarreal, Estadio de la Ceramica, Minggu (28/2/2021) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Atletico Madrid sukses mencukur tuan rumah dengan skor 2-0.

Walaupun tidak mendominasi, nyatanya Atletico Madrid lebih efektif dan efisien dalam membangun serangan.

Pada menit ke-25, Atletico Madrid sudah berhasil unggul lebih dulu berkat gol bunuh diri Alfonso Pedraza.

Berawal dari umpan silang Thomas Lemar, Stefan Savic berusaha menyundul bola ke gawang Villarreal.

Kiper Sergio Asenjo dan para pemain belakang Villarreal sebenarnya sudah berhasil menghalau bola sundulan Savic.

Namun, karena terjatuh dan bola masih liar, punggung Pedraza justru mengenai bola dan membuat gawangnya kebobolan.

Setelah gol pertaman butuh selisih waktu 44 menit bagi Atletico Madrid untuk mencetak gol kedua mereka, tepatnya pada menit ke-69.

Joao Felix, yang masuk pada interval babak kedua menggantikan Lemar, mencetak gol tendangan voli dari dalam kotak penalti.

Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit akhir berbunyi untuk kemenangan Atletico Madrid.

Berkat hasil tersebut Atletico Madrid kini semakin mantap di puncak klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 58 poin dari 24 laga.

Los Rojiblancos unggul 5 poin dari Barcelona yang berada di posisi kedua dengan 53 poin dari 25 laga.

Muncul fenomena unik usai Joao Felix mencetak gol ke gawang Villarreal dalam laga tersebut.

Pemain yang mengaku murid dari Cristiano Ronaldo itu sempat mengeluarkan gestur selebrasi kontroversial.

Dilansir dari Marca, Felix mengeluarkan gesture dengan meletakkan jari ke depan bibirnya seperti isyarat memperingatkan seseorang untuk diam.

Penyerang asal Portugal itu juga sempat mengeluarkan kata-kata kasar yang ditujukan kepada seseorang, tetapi tidak jelas apa yang dikatakan.

Banyak pihak berspekulasi kalau gestur dan kata-kata kasar itu ditujukan kepada pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

Simeone dan Felix memang kerap nampak tidak akur di pinggir lapangan karena masalah taktik dan pergantian pemain.

Di sisi lain, respons Simeone di pinggir lapangan kala mendapatkan gestur dari Joao Felix nampak gembira.

Dalam sebuah wawancara dengan Movistar+, pelatih asal Argentina itu malah mengaku senang.

Simeone justru gembira melihat sang pemain berani memberontak kepadanya.

“Saya suka para pemain memberontak,” tutur Simeone.

Gol ke gawang Villarreal itu menjadi torehan ketujuh bagi Felix di Liga Spanyol pada musim ini.

Sejak didatangkan Atletico Madrid dari Benfica pada musim lalu, Felix telah bermain sebanyak 65 kali.

Penyerang 21 tahun itu juga telah mencetak 19 gol dan 8 assist dari 65 penampilannya di semua kompetisi.

Felix dalam sebuah wawancara, sempat menyebutkan kalau megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, merupakan mentornya selama ini.

“Cristiano adalah pengaruh besar bagi saya,” kata Felix seperti dilansir dari Daily Mail.

“Saat kami bersama di timnas nasional Portugal, dia selalu berusaha memberi saya dan semua pemain muda nasehat tentang pekerjaan, motivasi, semuanya,” tutur Felix melanjutkan.

x

Check Also

De Jong Ungkap Alasan Depay Mudah Melebur Dalam Tim Barcelona

Frenkie de Jong mengungkapkan hal yang membuat rekan anyarnya di Barcelona, Memphis Depay, bisa melebur ...