Home > Berita Liga Spanyol > Selain Bangkitkan Potensi Tim, Koeman Juga Selamatkan Barca Dari Krisis Ekonomi

Selain Bangkitkan Potensi Tim, Koeman Juga Selamatkan Barca Dari Krisis Ekonomi

Setelah sebelumnya diragukan karena kapasitas yang minim, Ronald Koeman akhirnya buktikan kemampuannya membangkitkan performa Lionel Messi cs. Bukan cuma itu, aksinya ini bisa selamatkan klub LaLiga Spanyol, Barcelona dari kebangrutan.

Referensi dari pelatih berkebangsaan Belanda ini awalnya membuat Cules ketar-ketir karena tak terlalu membanggakan. Cukup gemilang bersama Ajax Amsterdam, prestasinya tak terlalu berkembang ketika minim juara bersama Everton, Southampton, dan Valencia.

Bersama dengan Timnas Belanda juga sama, ia hanya bisa bantu raih runner up di ajang UEFA Nations League 2018-2019. Ketika pengalamannya terkesan kurang mentereng, bagaimana bisa ia layak menukangi Blaugrana yang baru saja tertimpa musibah bertubi-tubi?

Sebagaimana diketahui, kedatangannya terkesan kurang pas ketika Barcelona menderita kehilangan LaLiga Spanyol dan Liga Champions secara menyakitkan. Belum lagi masalah finansial berupa hutang 1,2 miliar euro (Rp20 triliun), yang buat klub kian dekat bangkrut.

Parahnya lagi, Koeman sempat cari gara-gara dengan Messi ketika tak mau menganggapnya pemain istimewa sekaligus menendang para pemain potensial termasuk Luis Suarez. Meskipun pada dasarnya hal ini dilakukan demi kebaikan bersama mengatasi masalah finansial.

Sempat terseok diawal musim, performa El Barca malah mulai tunjukkan taringnya pada paruh musim kedua. Boleh saja mereka kehilangan Supercopa de Espana dan Liga Champions, tapi sepak terjang dari para pemain terbukti kian hebat.

Messi yang awalnya benci pun kian mampu beradaptasi dengan ‘wajah’ baru Barcelona, dan bahkan Joan Laporta sang presiden baru mendukung Koeman secara penuh. Kehebatan dari eks pelatih Timnas Belanda ini ternyata juga terlihat jauh diawal-awal.

Melansir laman . . . Gabung . . . Football Espana, mengetahui jika klub didera masalah ekonomi berkepanjangan tak membuat sang juru taktik arogan. Hal ini terlihat ketika ia lebih memilih untuk membayar tiket masuk ke museum Barca sekaligus beli banyak suvenir.

Datang dengan status legenda sekaligus calon pelatih baru klub, pihak staf menganjurkan bek legendaris itu untuk tidak membayar. Namun, laporan Cadena Ser menyatakan ia menolak dan tetap membayar seperti para pengunjung yang datang.

Momen tersebut Koeman sejatinya masihlah pelatih Timnas Belanda dan belum menggantikan Quique Setien. Tak berselang lama, barulah ia diresmikan sebagai pelatih utama ketika tim benar-benar sudah kacau imbas minim prestasi.

Pembuktian kehebatan pelatih berusia 58 tahun ini sendiri terlihat ketika Azulgrana mampu torehkan 18 pertandingan liga tanpa kalah dengan rincian 15 kali menang dan tiga kali imbang. Salah satu kunci suksesnya bahkan kala gunakan para pemain muda.

Mulai disayang para pemain lain termasuk Lionel Messi, tak heran buat Ronald Koeman dipercaya Joan Laporta selayaknya dulu ketika mengangkat Pep Guardiola dari pelatih tim cadangan. Siapa tahu? Barcelona kini bisa menjuarai LaLiga Spanyol sebagai gantinya.

x

Check Also

Hal Yang Bisa Dipetik Dari Laga Atletico Madrid vs Barcelona

Barcelona – Hasil buruk kembali diraih oleh Barcelona, dalam laga terakhirnya di hari Minggu (3/10/2021) ...