Home > Berita Liga Indonesia > PSM Ingin Bicara Dengan PSSI Soal Sanksi FIFA

PSM Ingin Bicara Dengan PSSI Soal Sanksi FIFA

Chief Executive Officer (CEO) dari PSM Makassar, Munafri Arifuddin, sudah ingin meminta ruang untuk mediasi kepada PSSI demi membahas sanksi berat dari FIFA.

Sebagaimana diketahui, klub kebanggaan dari publik Sulawesi Selatan ini sudah dilarang mendaftarkan rekrutan anyarnya selama tiga periode dalam transfer atau hingga awal 2023 mendatang.

Hukuman berat tersebut sudah hadir setelah PSM Makassar dilaporkan ke FIFA oleh pemain asingnya pada musim lalu, Giancarlo Lopes Rodrigues, lantaran gajinya sudah tertunggak selama 10 bulan.

Menyikapi hal tersebut, Munafri Arifuddin juga sudah mengaku ingin melakukan sebuah pertemuan dengan PSSI demi menjelaskan akar dari masalah sehingga gagal untuk memenuhi hak dari para pemainnya.

Ia menyebut bahwa tertunggaknya gaji dari pemain sudah disebabkan oleh minimnya pemasukan dari klub menyusul dengan terhentinya kompetisi Liga 1 2020 akibat dari wabah pandemi Covid-19.

“Kami masih membahasnya karena ini kan diakibatkan oleh kondisi yang tidak biasa, alias extraordinary,” ungkap Munafri.

“Bagaimanapun caranya kami akan terus berusaha untuk berbicara dan meyakinkan PSSI apa yang menjadi penyebab sehingga sanksi dari FIFA itu ada,” kata Munafri, menambahkan.

Akibat sanksi berat tersebut, sejumlah pilar pada musim lalu seperti Ezra Walian, Ferdinand Sinaga, Osas Saha, Firza Andika, Bayu Gatra, dan Miswar Saputra sudah memilih hengkang.

Optimis Sanksi Dicabut

Lebih lanjut, Munafri . . . Gabung . . . Arifuddun optimis dengan sanksi berat dari FIFA itu dapat segera dicabut sebelum PSM Makassar bertarung dalam gelaran Liga 1 2021 pada Juni nanti.

Dia juga sudah mengaku tidak hanya sekadar meminta ruang mediasi kepada PSSI tapi juga sudah tetap akan melunasi gaji dari pemain musim lalu secara bertahap.

“Ini kan meyangkut pemain. Kalau persoalan hak dan kewajiban itu sudah selesai, saya pikir dengan serta merta PSSI akan bersurat ke FIFA untuk mencabut sanksinya,” ujar Munafri.

Meski kini sedang menjalani sanksi berat dari  FIFA, PSM Makassar masih bisa dapat merekrut sejumlah pemain baru menjelang bergulirnya turnamen pramusim dari Piala Menpora 2021.

Hal tersebut sudah terjadi lantaran turnamen pramusim yang sudah digagas oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) tersebut tak terdaftar dalam kompetisi resmi yang diakui oleh FIFA.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...