Home > Berita Liga Spanyol > Menang Dan Menang, Kunci Kebangkitan Barcelona Di Era Ronal Koeman

Menang Dan Menang, Kunci Kebangkitan Barcelona Di Era Ronal Koeman

Barcelona memulai awal perjalanan musim 2020-2021 bersama pelatih baru, Ronald Koeman. Setelah ditunjuk menggantikan Quique Setien yang dicap gagal. Jalan terjal pun harus dilalui Barcelona pada awal kedatangan Ronald Koeman.

Dari enam laga awal Liga Spanyol musim ini, Barcelona hanya sanggup meraih dua kemenangan. Skuad Koeman harus menelan dua kekalahan beruntun ketika menghadapi Getafe (0-1) dan Real Madrid (1-3) pada jornada ke-6-dan ke-7.

Dan juga mencatatkan rekor sebagai tim terburuk mereka dalam 25 tahun terakhir setelah dalam delapan laga awal hanya mendulang 11 poin membuat Barcelona terdampar di peringkat ke-12.

Ketidakstabilan permainan membuat posisi Barcelona naik-turun di tabel klasemen. Lionel Messi cs harus puas mengakhiri paruh pertama musim ini dengan berada di peringkat ke-5.

Barulah memasuki paruh kedua musim, Barcelona mulai menunjukkan grafik peningkatan. Perlahan-lahan El Barca mampu merangsek ke posisi empat besar di klasemen. Sebenarnya sejak pertengahan Desember 2020, skuad Koeman mulai tak tersentuh kekalahan.

Bahkan hingga pekan ke-28 Liga Spanyol, Barcelona sukses mencatatkan 18 laga tak terkalahkan secara beruntun. Sampai akhirnya menempati peringkat kedua dan hanya berjarak 4 poin dari Atletico di puncak klasemen sementara.

Tantangan yang dihadapi oleh Koeman sebagai nakhoda El Barca perlahan dilalui dengan hasil positif. Setelah awal musim yang sulit, El Barca kini menjadi salah satu favorit juara LaLiga.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kebangkitan yang dialami Barcelona . . . Gabung . . . pada paruh kedua musim menjadi titik balik dari keterpurukan di awal musim. Kemenangan demi kemenangan diraih dari laga ke laga menjadi kewajiban yang harus dipenuhi skuad Koeman.

Asisten pelatih tim, Henrik Larsson, menyatakan bahwa kemenangan menjadi hal terpenting di Barcelona saat ini. Henrik Larsson yang sempat membela Barcelona antara 2004 dan 2006 turut menyebutkan bahwa tim membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

“Tidak bisa dimungkiri kami bermain bagus pada waktu dan pertandingan tertentu,” kata Larsson, dikutip dari laman resmi klub.

“Dengan kedatangan pelatih baru, wajar jika pemain membutuhkan waktu untuk memahami apa yang diinginkan pelatih.”

“Namun, memang benar bahwa kami telah memainkan sepak bola yang bagus akhir-akhir ini.”

“Tidak hanya kami bermain bagus melawan Real Sociedad, kami secara progresif bermain lebih baik.”

“Para pemain menyukai cara kami bermain dan filosofi dari pelatih.”

“Ini hanya masalah kemenangan. Semua orang, pemain dan pelatih, menuntut kemenangan agar meraih hasil optimal,” ujar Larsson melanjutkan.

x

Check Also

Alasan Depay Tetap Pilih Barcelona Walau PSG Dan Juventus Menggodanya Terus

Memphis Depay resmi berlabuh ke Barcelona pada bursa transfer musim panas 2021. Juru gedor asal ...