Home > Berita Liga Eropa > Manchester United vs AC Milan, Pertarungan 2 Tim Yang Sedang Bangkit

Manchester United vs AC Milan, Pertarungan 2 Tim Yang Sedang Bangkit

Bukan hanya soal siapa yang lolos, tapi pertemuan antara Manchester United dan AC Milan di Liga Europa akan jadi bukti penting kebangkitan kedua tim musim ini. Duel seru akan tersaji di leg pertama babak 16 besar Liga Europa antara Mancehster United vs AC Milan di Stadion Old Trafford, Rabu (12/03/21) dini hari WIB.

Manchester United dan AC Milan akhirnya kembali berjumpa di kompetisi Eropa. Tapi, kali ini mereka tidak berjumpa di ajang Liga Champions, melainkan Liga Europa.  Pertemuan antara Manchester United dan AC Milan semakin menambah keseruan Liga Europa musim ini.

Baca Juga: Simak Data dan Fakta Jelang Laga Manchester United vs AC Milan, 12 Maret 2021

Walau saat ini kedua tim tidak masuk lima tim terbaik di Eropa, tapi tidak bisa dipungkiri pertemuan keduanya begitu menyita banyak perhatian pencinta sepak bola di benua biru dan dunia. Musim 2020-2021 menjadi musim yang spesial bagi Man United dan AC Milan. Tidak banyak yang mengira, di musim ini kedua tim sanggup melesat ke persaingan juara.

Walau tertinggal poin jauh dari Man City, namun The Red Devils saat ini sanggup duduk di peringkat kedua meninggalkan Liverpool, Chelsea, atau pun Tottenham. Sementara bagi AC Milan, target lolos ke empat besar musim ini rupanya meleset. I Rossoneri malah bersaing di tangga juara Serie A Italia. Zlatan Ibrahimovic dkk berhasil menjadi juara paruh musim. Walau saat ini tengah tertinggal dari Inter di putaran kedua, tapi Rossoneri masih menyimpan asa menjuara Liga Italia dengan menempel di posisi kedua.

Dengan kata lain, anggapan publik sepak bola soal melempemnya performa Manchester United dan AC Milan musim ini meleset. Man United dan AC Milan yang beberapa tahun belakangan hidup sebagai underdog kini untuk pertama kalinya terlibat dalam pertandingan Eropa yang menggairahkan.

Stefano Pioli dalam pernyataannya baru-baru ini mengaku kalau pertemuan melawan Manchester United akan berjalan sulit. Tapi, di sisi lain ia juga senang dengan pertandingan ini. Pioli menyebut perasaan itu sebagai hal yang menggairahkan.

“Sekarang kami menghadapi pertandingan yang sulit melawan Manchester United. Pertandingan yang sangat sulit tapi juga menggairahkan,” kata Pioli.

Pendapat Pioli mewakili perasaan fans kedua tim dan bahkan para pemain. Bagi Man United dan AC Milan, pertemuan ini bisa mengobati kerinduan mereka akan masa-masa keemasan di Liga . . . Gabung . . . Champions Eropa. Ya, Man United dan Milan memiliki sejarah panjang di kompetisi ini.

Secara khusus, dekade 2000-an menjadi masa di mana kedua klub masuk ke jajaran tim elite Eropa.  Dalam kurun waktu itu, AC Milan sukses menembus tiga final Liga Champions dan memenangi dua di antaranya (2003. 2007). Hal yang kurang lebih sama juga didapatkan Man United yang berhasil masuk ke tiga partai final. Hanya saja, Man United cuma memenangi satu kesempatan (2008).

Dengan kata lain, kedua tim merupakan pemain utama di kompetisi Eropa. Babak perempatfinal dan semifinal hampir pasti akan diramaikan salah satu dari Man United dan AC Milan. Bahkan, kedua tim pernah berjumpa di semifinal musim 2006-2007 di mana AC Milan menang dengan agregat 5-3.  Romantisme ini pun ingin kembali dikenang dan diwujudkan ke dalam pertandingan Liga Europa Jumat dini hari nanti.

Walau kondisinya sudah banyak berubah, tapi dalam terminologi sepak bola, perjumpaan Man United dan AC Milan bakal selalu dinanti. Man United dan AC Milan sedang sama-sama bangkit dengan cara mereka masing-masing. Man United musim ini tidak belanja banyak pemain baru, tapi mereka memiliki skuad yang solid di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer.

Sementara AC Milan berusaha memperbaiki keadaan dengan merekrut beberapa nama besar, walau pada akhirnya mereka kembali bergantung kepada kinerja para pemain muda.  Ole Gunnar Solskjaer melakukan pekerjaannya dengan cukup baik di musim ini. Walau sempat tertekan, Solskjaer akhirnya bisa kembali menemukan keseimbangan di tim Setan Merah. Begitu pun dengan Stefano Pioli.

Pelatih Italia itu berhasil membungkam prasangka manajemen dan fans dengan kerja ajaibnya di San Siro. Kedua tim tentunya ingin mempertahankan selama mungkin momen seperti ini. Untuk itu, pertandingan 16 Liga Europa akan sangat berarti bagi Man United dan AC Milan. Bukan hanya soal siapa yang lolos, tapi pertemuan antara Manchester United dan AC Milan akan jadi bukti penting kebangkitan kedua tim musim ini.

 

x

Check Also

Cara Alberto Moreno Ejek MU Yang Berhasil Dikalahkannya

Alberto Moreno, pemain belakang Villarreal, memiliki cara sadis untuk mengejek Manchester United yang telah kalah ...