Home > Berita Transfer Pemain > Bursa Transfer > Man City dan Dortmund Saling Sikut Dapatkan Pemain Muda Swedia Ini

Man City dan Dortmund Saling Sikut Dapatkan Pemain Muda Swedia Ini

Gabriel Gudmundsson (Kanan)

Menjelang dibukanya bursa transfer musim panas, Manchester City dan Borussia Dortmund dilaporkan tertarik memboyong Gabriel Gudmundsson dari FC Groningen.

Dalam beberapa bulan lagi bursa transfer musim panas 2021 akan segera dibuka. Setiap tim bahkan mulai ancang-ancang untuk mengidentifikasi pemain yang akan diburu nantinya.

Berhubung sebentar lagi dunia sepak bola akan memasuki jeda internasional di mana setiap tim akan istirahat dan memanfaatkan jeda ini untuk mengupas pemain yang akan diburu pada Juni nanti.

Di musim 2020/21 ini, banyak talenta-talenta muda lahir dan menorehkan namanya di sepak bola Eropa. Gudmundsson dari FC Groningen salah satunya.

Berbekal penampilan memukau bersama FC Groningen, Gabriel Gudmundsson mampu menarik minat Manchester City dan Borussia Dortmund.

Gudmundsson sendiri adalah pemain yang berposisi sebagai bek kiri atau bisa juga dipasang sebagai gelandang sayap kiri dalam skema 4-4-2. Dalam skema 3-4-3 atau 3-4-2-1, Gudmundsson mampu menempati posisi Wing Back kiri bagi FC Groningen.

Bersama FC Groningen sudah total 19 laga yang telah ia jalani, di mana ia mampu mencetak lima assist di kancah Eredivisie Belanda musim 2020/21.

Di usianya yang baru 21 tahun ditambah dengan catatan itu, wajar jika Man City dan Dortmund mengintainya. Apalagi kedua tim tengah membutuhkan bek kiri baru untuk regenerasi pemain.

Namun, menilai Gudmundsson dari catatannya tak begitu menjabarkan bagaimana penampilannya bersama FC Groningen sehingga Man City dan Dortmund dibuat klepek-klepek oleh performanya.

Lebih baiknya mengulas bagaimana permainan Gabriel Gudmundsson sehingga membuat Manchester City dan Borussia Dortmund siap saling sikut memboyongnya di musim panas 2021 nanti.

Gudmundsson mengawali kariernya bersama Halmstad di mana ia memulai debutnya ada usia 16 tahun pada 2016 silam.

Bahkan di usia tersebut, ia mampu membaawa Halmstad promosi ke Divisi Utama Swedia pada 2017 kendati harus kembali degradasi.

Total, Gudmundsson membela Halmstad selama empat musim hingga 2019 di mana ia hijrah ke FC Groningen di musim panas dengan harga yang tak begitu diketahui.

Selama dirinya membela Halmstad ada beberapa catatan menarik. Pada usia 17 tahun, Gudmundsson telah memiliki statistik mentereng di mana ia memiliki rata-rata gol sebesar 0.29 per 90 menit dengan total menit bermain sebanyak 1.263 menit atau . . . Gabung . . . 25 laga.

Catatan tersebut meningkat setahun setelahnya menjadi 0.35 gol per 90 menit dalam 2306 menit bermain atau 28 laga.

Catatan itu memang sempat menurun sebelum ia hijrah ke FC Groningen pada 2019. Tepat di musim 2019/20 lah statistik tersebut kembali meningkat di mana rata-rata golnya mencapai angka 0.44 per 90 menit.

Catatan tersebut ia dapatkan saat dirinya bermain sebagai gelandang serang. Dengan rataan tersebut, bisa dikatakan Gudmundsson tipikal pemain yang Attacking Minded atau sangat ofensif.

Barulah pada musim keduanya di FC Groningen atau di musim 2020/21, ia mengalami perubahan posisi di mana dirinya mulai menjadi bek kiri atau Wing Back kiri.

Jika ditilik dari sini catatan rata-rata golnya menurun dan membuat catatan assistnya meningkat di mana ia mampu melesakkan lima assist dalam 19 laga atau memiliki rataan 0.33 assist per laga.

Dilansir dari akun Twenty3, Gudmundsson terbilang aktif dalam membantu serangan lewat umpan ke sepertiga akhir lapangan lewat pergerakannya.

Ia juga banyak melepaskan umpan ke area penalti di mana lima assistnya bagi FC Groningen musim ini berasal dari kemampuannya melepaskan umpan silang.

Dari gambar yang diunggah akun Twenty3 di bawah ini, bisa terlihat jelas Gudmundsson memiliki tingkat kesukesan yang cukup tinggi dalam melepaskan umpan ke area penalti lawan.

 

Hal ini sangat dibutuhkan Man City yang seperti kekurangan suplai bola dari bek kirinya atau posisi sebelah kiri bila dibandingkan dengan posisi kanan yang ditempati Joao Cancelo dan Riyad Mahrez.

Bagi Dortmund, kehadiran Gudmundsson dengan kemampuannya sangat cocok dengan gaya bermain Die Borussen yang terbilang Direct dan mengandalkan lebar lapangan.

Jadi, wajar jika kedua tim ini berebut mendapatkan tanda tangannya di musim panas 2021 nanti. Apalagi di usia muda, Gudmundsson masih bisa berkembang dan menjadi bintang masa depan bagi kedua tim tersebut.

x

Check Also

Griezmann

Tinggal Tunggu Sinyal Griezmann, Chelsea Sudah Siap Gerak

Chelsea dikabarkan berada di posisi terdepan dalam pemburuan Antoine Griezmann dari Barcelona. Situasinya sulit, tapi ...