Home > Berita Liga Spanyol > Lionel Messi Ibarat Assassin Yang Selalu Haus Akan Gol

Lionel Messi Ibarat Assassin Yang Selalu Haus Akan Gol

Dunia sepakbola tentu tidak ada yang bisa meragukan kualitas yang dimiliki kapten Barcelona, Lionel Messi. Soal urusan menggocek lawan, kemampuan menggiring bola Lionel Messi termasuk dalam ahlinya. Belum lagi kemampuannya soal mencetak gol ke gawang lawan.

Di usianya yang telah menginjak 33 tahun, Messi seolah belum kehilangan ketajamannya sebagai pemain depan.

La Pulga baru-baru ini mampu menahbiskan dirinya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak untuk Barcelona berkat torehan 768 partai.

Dari 768 penampilan tersebut, Messi sukses mencetak 663 gol bagi Barcelona. Pada musim 2020-2021 saja, penyerang asal Argentina tersebut mampu melesakkan 29 gol dari 37 penampilannya bareng Barcelona di semua ajang kompetitif. Dan hebatnya, 23 gol mampu disarangkan Messi ketika membela El Barca di kancah Liga Spanyol musim ini.

Dianugrahi senjata berupa kaki kiri yang fantastis, Messi siap menghadirkan ancaman menakutkan bagi barisan pertahanan lawan, tak terkecuali para penjaga gawang.

Sudah banyak cerita dari para penjaga gawang yang merasakan jalanya dikoyak oleh Messi ketika berhadapan di level klub maupun internasional.

Pada akhir Desember 2020, Messi sukses memecahkan rekor pemain dengan gol terbanyak untuk satu klub. Pencapaian 644 gol bersama Barcelona kala menang 3-0 atas Real Valladolid.

Sebagai penanda akan prestasi gemilangnya itu, Messi merilis 644 botol bir yang dibagikan kepada 160 kiper. Masing-masing mendapatkan bir sesuai jumlah gol yang dibuat peraih . . . Gabung . . . enam Ballon d’Or itu ke gawang mereka.

Tak heran jika Willy Caballero yang mengenal baik Messi begitu segan akan pemain bernomor punggung 10 tersebut.

Willy Caballero yang juga merupakan penjaga gawang dari Argentina paham benar Messi yang begitu haus akan gol dan kesuksesan.

Hal itulah yang membuat Caballero mengibaratkan Messi seperti seorang assassin alias pembunuh sadis yang siap membantai kiper dan pemain lawan.

“Menghadapi Messi, saya harus menderita,” kata Caballero, dikutip dari 90 Min.

“Dia pergi untuk membunuh para penjaga gawang.”

“Para penjaga gawang dan para pemain bertahan bakal dibunuh olehnya.”

“Dan membunuh ini dalam artian mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang Anda.”

“Messi tidak peduli jika Anda mengenalnya, apakah Anda orang Argentina atau jika Anda rekannya.”

“Nantinya, dia akan berbicara dengan Anda setelah laga, menyapa Anda dan rekan yang lain.”

“Namun, dalam 90 menit itu dia dalam misi untuk menghajar Anda habis-habisan dengan golnya,” ujar Caballero melanjutkan.

x

Check Also

Deal Manchester United Bantu Real Madrid Semakin Dekat Dengan Mbappe

Kepergian Raphael Varane ke Manchester United tidak seharusnya disesali Real Madrid. Pasalnya, transfer pemain itu ...