Home > Berita Liga Indonesia > IPW Beberkan 9 Alasan Piala Menpora 2021 Harus Dibatalkan

IPW Beberkan 9 Alasan Piala Menpora 2021 Harus Dibatalkan

Jakarta – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, kembali mempermasalahkan rencana penyelenggaraan turnamen pramusim Piala Menpora 2021, yang akan digelar pada 21 Maret hingga 25 April mendatang.

Setelah sebelumnya Neta S Pane menyebut Piala Menpora 2021 berpotensi besar menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19, kini Neta S Pane menyinggung setidaknya ada sembilan alasan mengapa Piala Menpora 2021 seharusnya tidak digelar.

1. Namanya Labil
Neta S Pane menyebutkan bahwa penamaan Piala Menpora 2021 sejak semula bermasalah. Awalnya turnamen ini akan dinamai Piala Presiden, namun oleh pihak Istana tidak disetujui, demikian juga ketika akan dinamakan Piala Kapolri. Hingga kemudian akhirnya diputuskan menggunakan nama Piala Menpora 2021

2. Diduga Adanya Tindakan Diskriminasi
Persipura Jayapura dikabarkan akan mundur dari turnamen Piala Menpora 2021 karena merasa tidak diperlakukan dengan adil oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara.

3. Ada Peserta yang Masih Menunggak Hutang
Neta S Pane menyinggung soal PSM Makassar yang disebutnya masih menunggak hutang kepada para pemainnya. Karena itu, Neta S Pane mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah klub bisa mempersiapkan diri, sedangkan gaji pemain belum dibayar.

4. Ada Klub Lain yang Juga Masih Berhutang
Neta S Pane mengklaim dirinya memiliki laporan bahwa ternyata ada klub lain di luar PSM Makassar yang juga memiliki hutang kepada pemainnya. Menurutnya, setidaknya ada enam klub Liga 1 yang masih belum membayarkan gaji para pemainnya.

5. Menpora Dinilai Tidak Transparan
Neta S Pane juga menilai Menpora tidak transparan terkait biaya untuk turnamen. Karena itu, ia meminta KPK memantau jalannya turnamen karena dirasa ada indikasi korupsi di dalamnya,

6. . . . Gabung . . . Gaji Pemain Yang di Bawah Standar
Sejumlah pemain yang akan turun dan bermain di Piala Menpora 2021 dinilai tidak digaji dengan manusiawi. Bahkan Neta S Pane menyamakan gaji pemain sama dengan bayaran pemain tarkam, yang di bawah standar pemain profesional.

7. Kemungkinan Hadirnya Pemain Asing Ilegal
Beberapa pemain asing yang didatangkan sejumlah klub Liga 1 berstatus ilegal karena belum mendapatkan KITAS (Kartu Izin Tinggal Sementara), yang harus dimiliki oleh orang asing yang ingin tinggal dan bekerja di Indonesia untuk waktu yang tidak sebentar.

8. Tidak Adanya Asuransi
Neta S Pane mengklaim sejumlah pemain yang berlaga di Piala Menpora 2021 tidak mendapatkan jaminan asuransi, padahal sepak bola adalah olahraga yang penuh dengan risiko.

9. Para Pemain Tidak Taat Pajak
Karena para pemain diduga tidak dibayar dengan layak, maka Neta S Pane menduga sejumlah pemain tidak taat pajak karena tidak dikenakan pajak penghasilan (PPh).

Melihat itu semua, maka Neta S Pane menilai Piala Menpora 2021 hanyalah turnamen ecek-ecek.

Karena itu, Neta S Pane meminta kepada Menpora, PSSI, dan pihak-pihak yang terlibat di sepak bola nasional untuk melakukan konsolidasi agar sepak bola Indonesia tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

x

Check Also

Gibran Sindir Pemain AHHA PS Pati FC Jago Kungfu, Begini Respon Kocak Atta Halilintar

Jakarta – Chairman AHHA PS Pati FC, Atta Halilintar, memberikan respon kocak atas sindiran yang ...