Home > Berita Liga Italia > AC Milan > Arrigo Sacchi Singgung Penurunan Performa AC Milan

Arrigo Sacchi Singgung Penurunan Performa AC Milan

Milan – Mantan pelatih AC Milan Arrigo Sacchi ikut bicara soal penurunan performa Rossoneri pada beberapa pekan terakhir ini.
Seperti diketahui, AC Milan tampil mengesankan pada akhir musim lalu hingga paruh musim ini.

Namun performa apik yang ditujukkan oleh tim asuhan Stefano Pioli ini mulai menurun sehingga mereka seakan mengalami kesulitan di setiap laganya.

Dalam 10 pertandingan terakhir yang telah dijalani AC Milan, Rossoneri mencatatkan 3 kali menang, 4 kali kalah, dan 3 kali seri.

Pada laga terbaru saat menjamu Udinese, di laga lanjutan Serie A 2020/21, Kamis (4/3/2021) WIB, AC Milan nyaris kalah karena kebobolan terlebih dahulu oleh gol Rodrigo Becao pada menit ke-68. Beruntung Milan mendapatkan hadiah penalti pada detik-detik akhir pertandingan, yang dieksekusi dengan baik oleh Franck Kessie.

Baca juga : Prediksi Hellas Verona vs AC Milan, Serie A 7 Maret 2021

Menurut Arrigo Sacchi, penyebab Rossoneri terus gagal memetik hasil positif secara konsisten bukan karena kondisi fisik mereka yang merosot, namun karena mental mereka.

“Mereka kesulitan melawan Udinese setelah kemenangan meyakinkan di Roma,” tulis Sacchi pada kolomnya di Gazzetta dello Sport.

“Mereka tampaknya telah melupakan krisis kecil itu, tetapi sebenarnya tidak seperti itu. Mereka tidak kesulitan secara fisik tetapi secara mental,” jelasnya.

“Keberhasilan yang tidak biasa mereka dapatkan dan tuntutan akan kemenangan bisa menghasilkan stres,” . . . Gabung . . . sambungnya.

Khusus saat pertandingan melawan Udinese, Arrigo Sacchi melihat organisasi permainan Rossoneri berantakan.

Menurut pelatih yang pernah menangani AC Milan pada periode 1987-1991 dan 1996-1997 ini, para pemain AC Milan kerap membuat keputusan yang salah.

“Pada hari Rabu, mereka tidak menunjukkan determinasi, kecepatan, agresivitas, dan ritme. Akibatnya tim tidak terorganisir,” ujar Arrigo Sacchi.

“Banyak pemain menahan bola terlalu lama, jadi link dan operan terpengaruh. Yang lain mencoba menggiring bola ketika akan lebih baik untuk mengoper, dan seterusnya,” lanjutnya.

“Ada sedikit gerakan tanpa bola. Para penyerang terlalu jauh dari satu sama lain dan memfasilitasi pekerjaan para bek Udinese. (Ante) Rebic adalah bayangan dari striker yang menyaksikan saat melawan Roma, Rafael Leao melakukan sedikit gerakan,” pungkasnya.

Pada laga berikutnya, AC Milan akan tandang ke markas Hellas Verona, di Stadion Marcantonio Bentegodi, pada laga pekan ke-26 Serie A 2020/21, Minggu (7/3/2021) malam pukul 21.00 WIB.

x

Check Also

AC Milan Bidik Duo Bintang Timnas Italia di Euro 2020

Milan – AC Milan dikabarkan tengah membidik dua pemain sayap Timnas Italia di Euro 2020 ...