Home > Berita Liga Indonesia > Ada Suporter Datang Ke Stadion, Arema Minta Maaf

Ada Suporter Datang Ke Stadion, Arema Minta Maaf

Para oknum Aremania sudah terlihat menjelang pertandingan antara Arema FC melawan Tira Persikabo dalam laga perdana Grup A Piala Menpora 2021.

Kehadiran okum Aremania di stadion itu pun sudah sontak menjadi bulan-bulanan dari publik. Tak pelak, kejadian tersebut lantas sudah mengundang kecaman dari berbagai pihak.

Sebab, kedatangan dari oknum yang sudah tidak bertanggung jawab bisa mengancam pelaksanaan dari Piala Menpora.

Tidak sampai di situ, mereka juga sudah dapat menghambat keluarnya izin untuk ajang Liga 1 2021 mendatang.

Menyikapi kecolongan tersebut, Media Officer dari Arema FC, Sudarmaji, sudah meminta maaf atas kelalain yang sudah menyebabkan kegaduan dalam media sosial.

Sumardji juga kembali meyakini kejadian ini sudah disebabkan lantaran faktor keterbatasan sumber informasi.

Sebab, pihaknya sejatinya sudah sudah menghimbau dari jauh-jauh hari kepada Aremania untuk bisa menaati protokol kesehatan yang sudah berlaku.

“Ya tentunya semua klub banyak sosialisasi supaya menghindari kerumunan termasuk untuk mendatangi venue pertandingan,” kata Sudarmaji.

“Oleh karena itu, jika ada Aremania yang kebetulan datang ke Solo, mungkin mereka yang tidak terakses informasi,” ujarnya lagi.

“Oleh karena itu, secara gentle, kami minta maaf jika itu benar-benar suporter Aremania,” tutur dia menambahkan.

Sumardji berjanji bahwa pihaknya akan segera bergerak menuntaskan permasalahan tersebut.

Ia juga sudah berencana melakukan sosialisasi secara lebih intens demi kelancaran dari kegiatan sepak bola Tanah Air di masa pandemi.

“Ke depan, kami akan terus melakukan sosialisasi utamanya kepada Arema itu sendiri,” kata dia.

“Namun, kami juga berharap sosialisasi . . . Gabung . . . juga penting untuk suporter yang lain untuk tidak melakukan upaya-upaya untuk datang datang ke venue pertandingan.”

“Karena bukan apa-apa, ini menjadi ujian bersama bahwa kami ke depan nanti protokol kesehatan ini menjadi hal yang penting untuk mendapatkan izin digulirkannya kompetisi,” tutur pria asal Banyuwangi itu.

Sumardji menambahkan, para suporter hasus lebih mawas diri dan mengerti batasan serta bertanggung jawab untuk keselamatan bersama.

Kembalinya sepak bola melalui Piala Menpora lebih bijak diramaikan dengan tertib sesuai peraturan yang telah gencar digalakkan.

“Kita boleh menyambut sepak bola ini dengan cara mengepakkan protokol kesehatan. Yang disarankan klub dan stakeholder protokol kesehatan adalah dengan menonton di rumah,” ujar Sudarmaji.

“Kami sudah melakukan banyak iimbauan, termasuk terima kasih kepada media yang sudah membantu dalam memberikan imbauan kepada publik dan suporter bahwa nonton bareng itu bukan dilarang, tapi nobar itu harus mengedepankan protokol kesehatan.”

“Jika memang tidak memungkinan bisa mengadakan nobar dengan menjamin protokol kesehatan maka jangan dipaksakan menggelar nobar,” tutur Sudarmadji.

x

Check Also

Rafathar Bersedia Gantikan Raffi Ahmad Urus RANS Cilegon FC

Jakarta – Raffi Ahmad seperti tidak perlu susah-susah mencari pengganti dirinya nanti untuk mengurus klub ...